Pages

Tuesday, January 31, 2012

Pemeliharaan Kunyit

Agar tanaman kunyit anda tumbuh subur dan menghasilkan rimpang berkualitas, maka harus
dipelihara dengan baik. Berikut beberapa langkah pemeliharaan yang harus anda lakukan.

Penyulaman
Apabila ada rimpang kunyit yang tidak tumbuh atau pertumbuhannya buruk, maka dilakukan penanaman susulan (penyulaman) rimpang lain yang masih segar dan sehat.

Penyiangan
Penyiangan dan pembubunan perlu dilakukan untuk menghilangkan rumput liar (gulma) yang mengganggu penyerapan air, unsur hara dan mengganggu perkembangan tanaman. Kegiatan ini dilakukan 3-5 kali bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan tanah. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur � bulan dan bersamaan dengan ini maka dilakukan pembubunan guna merangsang rimpang agar tumbuh besar dan tanah tetap gembur.

Pembubunan
Seperti halnya tanaman rimpang lainnya, pada kunyit pekerjaan pembubunan ini diperlukan untuk menimbun kembali daerah perakaran dengan tanah yang melorot terbawa air. Pembubunan bermanfaat untuk memberikan kondisi media sekitar perakaran lebih baik sehingga rimpang akan tumbuh subur dan bercabang banyak. Pembubunan biasanya
dilakukan setelah kegiatan penyiangan dan biasanya dilakukan secara rutin setiap 3 � 4 bulan sekali.

Sunday, January 29, 2012

Teknik Penanaman Kunyit

Kebutuhan bibit kunyit/hektar lahan adalah 0,50-0,65 ton. Maka diharapkan
akan diperoleh produksi rimpang sebesar 20-30 ton/ha.

Penentuan Pola Tanaman
Bibit kunyit yang telah disiapkan ditanam ke dalam lubang berukuran 5-10 cm dengan arah mata tunas menghadap ke atas. Tanaman kunyit ditanam dengan dua pola, yaitu penanaman di awal musim hujan dengan pemanenan di awal musim kemarau (7-8 bulan) atau
penanaman di awal musim hujan dan pemanenan dilakukan dengan dua kali musim kemarau (12-18 bulan).
Kedua pola tersebut dilakukan pada masa tanam yang sama, yaitu pada awal musim penghujan. Perbedaannya hanya terletak pada masa panennya.

Pembutan Lubang Tanam
Lubang tanam dibuat di atas bedengan/petakan dengan ukuran lubang 30 x 30 cm dengan kedalaman 60 cm. Jarak antara lubang adalah 60 x 60 cm.

Cara Penanaman
Teknik penanaman dengan perlakuan stek rimpang dalam nitro aromatik sebanyak 1 ml/liter pada media yang diberi mulsa ternyata berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan vegetatif kunyit, sedangkan penggunaan zat pengatur tumbuh IBA (indolebutyric acid) sebanyak 200 mg/liter pada media yang sama berpengaruh nyata terhadap pembentukan rimpang kunyit.

Perioda Tanam
Masa tanam kunyit yaitu pada awal musim hujan sama seperti tanaman rimpang-rimpangan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena tanaman muda akan membutuhkan air cukup banyak untuk pertumbuhannya. Walaupun rimpang tanaman ini nantinya dipanen muda yaitu 7 � 8 bulan tetapi pertanaman selanjutnya tetap diusahakan awal musim hujan.

Friday, January 27, 2012

Cara membuat Bakso malang


BAHAN BAKSO:

  • 350 gr daging sapi yang segar
  • 50 gr tepung sagu
  • 100 cc air es
  • 1 butir telur
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 3 sdt garam

KUAH:

  • 2 liter air
  • 600 gr lutut sapi/tulang sapi
  • 6 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 2 batang daun bawang, iris
  • 3 sdt garam

PELENGKAP:

  • 10 lembar kulit pangsit, goreng
  • 150 gr mi kuning basah
  • 10 tahu goreng, serong, toreh sedikit
  • Bawang goreng secukupnya
  • Sambal rebus

CARA MEMBUAT:

1. Buat bakso: haluskan bawang putih, merica, dan garam. Giling daging hingga halus. Campur dengan tepung sagu, bumbu halus, telur, dan air es. Aduk rata sambil dibanting-banting. Ambil 1/3 adonan untuk isian tahu.

2. Didihkan air, lalu matikan apinya. Buat bulatan bakso dua macam, satu besar dan satu kecil. Celupkan dalam rebusan air. Lakukan sampai habis.

3. Masak kembali hingga baksonya mengapung, angkat, tiriskan.

4. 1/3 adonan bakso masukkan dalam tahu. Kukus sebentar.

5. Buat kuah: haluskan bawang putih, merica, dan garam. Didihkan air, bum bu, dan tulang, masak hingga mendidih, saring. Taburi daun bawang, angkat.

6. Siapkan mangkuk, tata mi, bakso, dan tahu. Tuangi dengan kuahnya, taburi daun bawang, dan bawang goreng. Sajikan dengan pangsit goreng dan sambal rebus.

Untuk: 6 orang.

Thursday, January 26, 2012

Resep membuat sambal tempoyak ala palembang


 
Selain cocok sebagai pendamping lauk saat makan, sambal tempoyak juga dapat digunakan sebagai bumbu untuk membat masakan pepes dan gulai.
Cara membuat:
250 gram daging durian dicampur dengan 1sdt garam, simpan dalam wadah tertutup, diamkan hingga 2-3 hari. Tempoyak siap dipakai sebagai bahan membuat sambal.
Bahan sambal:


  • 2 buah bawang merah, haluskan
  • 100 gram cabai merah, haluskan
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya
  • 250 gram tempoyak
Membuat sambal:
Tumis bawang merah dan cabai hingga harum dan matang lalu tambahkan gula dan garam, aduk. Angkat dan dinginkan lalu campur dengan tempoyak. Aduk rata dan sambal siap disajikan.



Sumber : http://www.klipingku.com/

Mengelola Media Tanam Kunyit

Lokasi penanaman kunyit dapat berupa lahan tegalan, perkebunan atau pekarangan.
Penyiapan lahan untuk kebun kunyit sebaiknya dilakukan 30 hari sebelum tanam.

Lahan yang akan ditanami kunyit dibersihkan dari gulma dan dicangkul secara manual atau
menggunakan alat mekanik guna menggemburkan lapisan top soil dan sub soil juga sekaligus mengembalikan kesuburan tanah.

Tanah dicangkul pada kedalaman 20-30 cm kemudian diistirahatkan selama 1-2 minggu agar gas-gas beracun yang ada dalam tanah menguap dan bibit penyakit/hama yang ada mati karena terkena sinar matahari.

Lahan kemudian dibedeng dengan lebar 60-100 cm dan tinggi 25-45 cm dengan jarak antar bedengan 30-50 cm. Untuk mempertahankan kegemburan tanah, meningkatkan unsur hara
dalam tanah, drainase, dan aerasi yang lancar, dilakukan dengan menaburkan pupuk dasar (pupuk kandang) ke dalam lahan/dalam lubang tanam dan dibiarkan 1 minggu. Tiap lubang tanam membutuhkan pupuk kandang 2,5-3 kg.

Wednesday, January 25, 2012

Sayap Ayam renyah

 
Sayap ayam, meskipun tak terlalu banyak dagingnya, termasuk bagian ayam yang disukai orang. Jika ada sisa sayap ayam, goreng kering dengan tepung.


Bahan:
12 bh sayap ayam, potong dua, ambil bagian bawahnya, sisihkan ujungnya untuk kaldu
minyak untuk goreng

Bahan perendam (aduk rata):
100 ml susu cair
2 siung bawang putih, parut
2 sdt bawang bombai, parut
1/2 sdt merica hitam bubuk
1 sdt garam

Bahan pelapis (aduk rata):
150 gr tepung terigu
150 gr tepung beras
1 sdt merica bubuk
1 sdt soda kue
1 sdt garam
150-200 ml air

Cara membuat:
1. Cuci bersih sayap ayam, tiriskan.
2. Aduk sayap ayam dalam bumbu perendam. Biarkan selama minimal 1 jam.
3. Celupkan sayap ayam dalam adonan pelapis, goreng hingga berwarna kuning kecoklatan.
4. Angkat, tiriskan.
5. Sajikan hangat dengan saus mayones atau jeruk lemon.

Untuk 6 Orang

Pengirim: Susiana, Villa Dago Pamulang Benda Baru, Tangerang
Resep: Nuraini W.
Uji Dapur: Klub Nova
Penata Saji: Theresia Firta Hapsari


Editor: Dini
Sumber: http://female.kompas.com/read/xml/2011/01/18/13471035/Sayap.Ayam.Renyah

Bunga fuchsia SI CANTIK YANG BERAGAM WARNA





Di Indonesia, jika kita menyebut nama bunga fuchsia, mungkin tidak banyak orang yang tahu. Masyarakat Indonesia lebih mengenal bunga cantik yang satu ini dengan nama Kembang Anting-anting. Penyebutan ini bermula dari posisi bunga fuchsia yang menggantung dari dahannya, mirip dengan anting-anting.

Fuchsia termasuk tanaman perdu (membentuk semak). Layaknya tanaman tropis pada umumnya, ia juga selalu hijau sepanjang tahun (evergreen).Fuchsia merupakan salah satu jenis tanaman bunga yang paling banyak ragam dan warnanya. Di beberapa daerah, seperti di Indonesia, jenis fuchsia hibrida lebih banyak ditemui.

Bunga fuchsia yang dapat dilihat di foto ini berjenis Fuchsia Madeleine Sweeney, salah satu jenis fuchsia hibrida. Meski memiliki banyak variasi warna, pada umumnya bunga fuchsia berwarna merah, putih, merah muda, ungu, atau paduan warna-warna tersebut.

Menanam fuchsia bisa jadi pilihan tepat untuk mempercantik taman. Fuchsiamembutuhkan media tanam yang lembap dengan drainase yang baik. Meski menyukai sinar matahari, namun sebaiknya hindarkan fuchsia dari sinar matahari siang, yang terlalu panas.

Sempatkan melakukan pemangkasan, setiap kali usai berbunga. Pemangkasan berguna untuk merapikan bentuknya. Selain itu, juga membuat fuchsia lebih produktif berbunga. Untuk memperbanyak, bisa menggunakan benih atau dengan metode cangkok.

Tuesday, January 24, 2012

BERAGAM JENIS TANAMAN PAGAR



Terkadang kita masih susah memilih jenis tanaman untuk pagar. Bisa saja kita memilih jenis tanaman yang sudah ada di seputar kita dan mudah didapatkannya. Sebab pada dasarnya, sekali lagi, yang penting adalah perawatan dan pemangkasan. Beberapa tanaman yang lazim digunakan untuk pagar tanaman antara lain:

1. Beluntas
Tanaman beluntas (Pluchea indica) termasuk suku Asteraceae dan masih sering tampak tumbuh liar di tanah tegal. Beluntas bisa mencipta keindahan saat ditanam sebagai tanaman pagar. Tingginya sekitar 1 - 2 meter, daunnya hijau terang, pinggirnya bergerigi, dan letaknya berseling. Bunga bertandan, warnanya putih agak kecokelat-cokelatan.

Daun beluntas mengandung zat-zat seperti amino (triptofan, treonin, lesusin, isoleusin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C. Oleh sebab itu, daun beluntas dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional, seperti:

Mengusir Bau Badan
Ambil 15 helai daun beluntas yang masih muda, lalu kukus. Santaplah sebagai lalapan.

Menghilangkan pegal-pegal dan demam
Sediakan 15 helai daun beluntas, lalu seduh dengan segelas air panas. Jika sudah dingin, saring dan minum 1 - 2 kali sehari.

Menyembuh ganguan pencernaan
Ambil 8 helai daun beluntas, cuci bersih, lalu letakkan di atas nasi yang akan dibuat tim. Resep ini cocok untuk anak-anak yang terganggu pencernaannya.

2. Kemuning
Tanaman kemuning (Murraya paniculata) sering ditanam di pekarangan rumah, tapi ada juga yang tumbuh liar di antara semak-semak belukar. Kemuning termasuk ta-naman perdu, tingginya sekitar 3 - 7 meter.

Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan. Berdaun majemuk, menyirip ganjil. Bunganya tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. Daun mahkota bunga berwarna putih. Bunganya sangat harum di senja hari.

Buahnya berbentuk bulat telur atau lonjong, dengan pangkal dan ujungnya lancip dan berwarna merah mengkilap.

Kemuning sangat menyukai sinar matahari. Jadi, cocok ditanam di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Sebagaimana perawatan tanaman hias pada umumnya, kemuning juga perlu disiram dan dipupuk sesuai kebutuhan. Dengan demikian tanaman akan hidup sehat, dan akan selalu berbunga.

Perbanyakan kemuning dapat dilakukan dengan stek batang, pencangkokan, atau dengan bijinya. Ambil biji-biji yang tua, lalu semaikan dalam polybag. Setelah tumbuh sekitar 30 - 50 cm, bibit kemuning dapat ditanam sebagai tanaman pagar.

3. Melati
Dari sekitar 200 jenis melati yang diketahui, baru sekitar 15 jenis saja yang telah dibudidayakan. Tanaman melati (Jasminum sambac) punya banyak manfaat, misalnya sebagai bunga tabur, tanaman hias pekarangan dan pot, bunga taman, industri parfum, dan pengobatan tradisional. Melati termasuk tanaman setahun yang berbentuk perdu tegak atau merambat.

Melati dapat tumbuh sampai ketinggian 2,5 meter, dengan sistem perakaran serabut yang menyebar di dalam tanah.

Bunga tumbuh di atas tunas, berbentuk tunggal atau berkelompok, dengan warna dan bentuk yang beraneka ragam. Setiap tangkai bunga terdiri atas 3 - 15 kuntum bunga bergantung jenis melatinya. Bunga mengeluarkan aroma wangi, sehingga sering dijadikan bahan pewangi rambut, parfum atau minyak, yang diperoleh dengan cara penyulingan.

Perbanyakan tanaman melati dapat dilakukan dengan cara stek, rundukan, atau cangkokan. Dengan ketiga cara ini, bibit akan tumbuh dan berkembang menjadi tanaman baru yang sifatnya sama dengan induknya.

Tanaman melati mengandung zat-zat bensil, indol, dan livalilasetat. Oleh sebab itu tanaman melati dapat digunakan untuk beragam pengobatan, seperti:

Melegakan sesak napas
Ambil 10 lembar daun melati, lantas rebus ke dalam 3 gelas air sampai mendidih. Sisakan 2 gelas. Bila sudah dingin, saring air rebusan, lalu tambahkan sedikit garam. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Menghilangkan bengkak akibat sengatan lebah
Ambil segenggam bunga melati, lalu remas-remas sampai halus. Tempelkan pada bagian yang tersengat lebah.

Mengurangi produksi ASI
Sediakan segenggam daun melati, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan hasil tumbukan di seputar payudara setiap pagi sebelum mandi.

4. Soka
Tanaman soka (Ixora spp) termasuk jenis tanaman perdu tegak, dengan tinggi sekitar 2 - 4 meter. Ada beberapa jenis soka yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Ixora paludosa, jenis soka yang paling banyak ditanam di Indonesia, berupa tanaman perdu, berbunga putih.
Ixora javanica berupa tanaman perdu berbunga merah.
Ixora finlaysoniana berupa pohon kecil, bunganya berwarna putih.

Perbanyakan tanaman soka dapat dilakukan dengan cara stek, pencangkokan, atau dengan peremajaan yang tumbuh sekitar pangkal batang.

Cara Membuat Es Kopyor istimewa

Kelapa muda mengandung mineral alami dan protein berkualitas yang baik untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel tubuh. Sajikan sebagai es kopyor.

Bahan:
100 gr tepung beras
100 gr tepung ketan
50 gr tepung sagu
1/2 sdt garam
650 ml santan sedang
3 lbr daun pandan dan 5 lbr daun suji, tambah 200 ml air, haluskan dengan blender, saring, ambil 100 ml airnya
2 lbr daun pandan, potong 3 cm
150 gr gula merah, iris halus
400 ml santan kental
300 gr daging kelapa muda
200 gr pisang kepok tua, kupas, potong dadu kecil
Cetakan gelas yang tahan panas

Cara membuat:
1. Campur tepung beras, tepung ketan, tepung sagu, dan garam. Tuang setengah bagian santan sedang dan air daun pandan suji, aduk rata.
2. Masak sisa santan sambil diaduk sampai mendidih. Kecilkan api, masukkan adonan pertama sambil terus diaduk sampai adonan menjadi bubur kental dan setengah matang. Angkat, sisihkan.
3. Ambil cetakan, beri sepotong daun pandan, taruh 1 sdm irisan gula merah, 2 sdm adonan bubur, 4-5 sdm santan kental, 1 sdm irisan pisang, dan 2 sdm daging kelapa muda.
4. Kukus sampai matang selama 30 menit.

Untuk 6 porsi

Nilai gizi per porsi:
Energi: 394 Kkal
Protein: 5,8 gr
Lemak: 5,7 gr
Karbohidrat: 79,4 gr

Resep: Hindah Muaris, pemerhati kulinologi
Sent from Indosat BlackBerry powered by Sumber: http://female.kompas.com/read/xml/2011/09/14/12572054/Es.Kopyor.Istimewa 

TANAMAN PEMURNI UDARA


Para pecinta aglaonema kemungkinan akan jatuh cinta juga pada flora ini.Dieffenbachia namanya. Berdaun hijau dan lebar, dengan corak putih atau kekuningan. Coraknya bisa berbentuk bintik besar atau kecil, garis, atau splash warna.

Dieffenbachia bisa tumbuh hingga lebih dari satu meter. Panjang daunnya bisa mencapai hampir 50cm, dengan lebar kurang lebih 30cm. Daun lebarnya ini menjadi alasan flora ini dinobatkan sebagai salah satu tanaman peneduh.

Menanam dan merawatnya mudah. Penyiraman pun tak perlu sering dilakukan. Pasalnya, media tanam yang terlalu basah, justru akan menimbulkan kebusukan pada akar. Selain itu, Dieffenbachia juga menyukai tempat teduh. Jadi, tak masalah jika ingin menjadikannya sebagai tanaman indoor.

Masih ada satu lagi kelebihan dari flora tropis asal Amerika Selatan ini. DaunDieffenbachia mampu menyerap racun di udara. Menempatkannya dalam ruangan, selain mempercantik ruang, juga membersihkan udara. Menanamnya di halaman, bisa ikut membantu mengurangi gas polutan di sekitar rumah.

Sumber : Properti Kompas.com

HELICONIA YANG SEJUK DAN SEGAR


HELICONIA sp dapat ditanam di sepanjang dinding tembok pembatas lahan. Tanaman ini dapat "mengubah" tampilan tembok yang polos dan kaku itu menjadi tembok yang hijau dan sejuk di mata.

Sebagai tanaman perdu, Heliconia sp memiliki bentuk mirip pohon pisang. Batang nya berpelepah, dan daunnya pun tak ubahnya pisang. Pola hidupnya pun sama. Tumbuh berkelompok dan rimbun. Olehkarenanya, orang pun menyebut Heliconia sp sebagai tanaman pisang-pisangan.

Salah satu keistimewaan Heliconia sp adalah mudah tumbuh dan minim perawatan. Daunnya yang hijau dan bunganya yang oranye dapat mengkamuflase tampilan dinding tembok yang polos. Agar tumbuh subur dan fungsinya maksimal, beberapa hal berikut patut diperhatikan ketika menanam Heliconia sp.
Carilah bibit unggul. Pilihlah heliconia yang masih muda, pelepahnya segar, dan siap berbunga. Untuk memastikan kualitasnya, Anda bisa menanyakan langsung pada penjual.

Persiapkan media tanam. Siapkan tanah gembur dan kaya unsur hara sebagai media tanam. Tambahkan pupuk kandang dan kompos jika perlu. Jangan lupa juga berikan obat anti hama dan anti serangga secara berkala sesuai aturan pakainya.

Lokasi penanaman. Pisang-pisangan tidak cocok ditanam di dalam pot. Ia lebih cocok ditanam secara berkelompok di lahan yang cukup luas. Perhatikan juga intensitas cahaya. Tanaman ini membutuhkan cahaya agar tumbuh subur.

Lakukan pemupukan. Pupuk secara berkala agar daunnya rimbun dan bunganya segar.

Kenali hama pengganggu. Seperti tanaman lain, Heliconia sp juga disenangi hama. Untuk mencegahnya, semprotkan cairan pembasmi jamur, serangga, dan bakteri sesuai aturan pakainya.

Awasi perkembangbiakannya. Pisang-pisangan cepat berkembang biak. Jika terlalu rimbun, lakukan penjarangan. Pindahkan atau buang tunas baru jika populasi tanaman terlalu padat.

Sumber : Properti Kompas.com

KEMBANG BOKOR YANG CANTIK


Bunga “lawas” ini masa jayanya memang di era tahun 80-an. Namun tidak tahu jika Anda ingin menghadirkannya sebagai penghias taman saat ini. Bagaimana kiat pemeliharaannya? Simak ulasan berikut ini.

Kembang bokor atau hortensia atau Hydrangea macrophylla adalah bunga yang sangat elok. Kuntum-kuntumnya yang mekar tumbuh saling merapat, bergerombol membentuk cluster, menyerupai sarang lebah. Warnanya sangat memikat, ada hijau muda, biru keunguan, merah muda cerah, sampai merah lembayung.

Tanaman ini banyak digunakan sebagai penghias taman, utamanya di daerah yang berhawa sejuk seperti Bogor, Bandung, Puncak, atau Lembang. Selain itu, kembang bokor juga banyak digunakan sebagai elemen taman dalam ruang, pada acara-acara seminar atau pameran.

Negeri Oriental
Kembang bokor yang termasuk keluarga Hydrangeaceae ini berasal dari negeri yang berhawa sejuk. Tepatnya dari daratan Cina, Jepang, dan pegunungan Himalaya. Dari sana, kembang bokor dibawa menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Dalam penyebarannya, kembang bokor yang bisa diperbanyak dengan cara stek batang atau cangkok ini ternyata mengalami perkembangan (baca: kemajuan). Bunganya menjadi lebih besar dan warna serta bentuknya pun semakin bervariasi.

Humus Murni dan Kelembaban Tinggi
Kembang bokor adalah tumbuhan semak yang batangnya berkayu. Tinggi tanamannya hanya berkisar di angka 50 cm. Helaian daunnya berbentuk bulat panjang atau bulat telur, dan pada beberapa varietas, tepian daunnya bergerigi.

Kembang bokor sebenarnya termasuk tanaman yang gampang tumbuh. Di tempat yang sesuai, ia akan tumbuh dengan baik. Bahkan di tempat yang kurang sesuai pun, ia masih mau tumbuh, meski tanamannya menjadi tidak terlalu besar dan bunganya malas muncul.

Sebagian orang sering mengeluhkan bawa kembang bokor yang dibelinya, tidak mau hidup lama—paling hanya 5 bulan. Malah ada yang sudah membeli berulang-ulang karena penasaran, tetapi hasilnya sama saja, si kembang bokor tak pernah bertahan lama.

Alasan paling sederhana yang bisa menjelaskan permasalahan ini adalah tempat tumbuh kembang bokor yang kurang sesuai. Seperti sudah diceritakan di awal tadi, kembang bokor adalah tanaman yang berasal dari daerah berhawa sejuk dan memiliki tingkat kelembaban tinggi. Karena itu, tempat hidup paling pas bagi si biru jelita ini adalah daerah berhawa sejuk. Kurang dari ini, si kembang bokor masih mau hidup—bahkan bisa tumbuh subur—hanya saja bunganya malas muncul. Jika Anda kebetulan tinggal di daerah yang kurang sejuk, jangan berkecil hati, ada beberapa perlakuan yang bisa membuat si kembang bokor tetap hidup.

Yang pertama, tempatkan si kembang bokor di lokasi yang terkena sinar matahari penuh, tetapi hanya sinar matahari pagi (maksimal sampai jam 10.00). Kemudian, tanam si kembang bokor pada media yang benar-benar subur, misalnya humus murni yang berasal dari sisa-sisa tanaman. Kembang bokor menyukai struktur media yang poros/beremah tetapi bisa mengikat air dengan baik.

Untuk penyiraman, karena kembang bokor berasal dari daerah yang memiliki tingkat kelembaban tinggi, tanaman ini menghendaki pasokan air yang teratur dalam jumlah yang cukup. Jangan menyiram terlalu berlebihan karena bisa menyebabkan tanaman busuk.

Pemupukan
Meski medianya sudah humus murni, si kembang bokor ternyata masih memerlukan pupuk agar pembungaannya bisa sempurna. Secara rutin, dalam jangka waktu dua minggu sekali, pupuklah si kembang bokor menggunakan pupuk yang tinggi kandungan Phospor/P-nya. Atau jika tidak ada, boleh juga diganti dengan pupuk NPK.

Pupuk kandang dari kotoran kambing atau domba (yang juga tinggi kandungan P-nya) bagus juga digunakan sebagai alternatif pupuk organik, menggantikan pupuk kimia. Gejala kekurangan unsur hara—tanda bahwa tanaman sudah harus dipupuk—yang sering ditunjukkan oleh si kembang bokor adalah munculnya warna kekuningan di sela-sela tulang daun.

Menyulap Warna Kembang Bokor

Warna bunga kembang bokor dipengaruhi oleh unsur aluminium. Aluminium inilah yang mempengaruhi pigmen warna bunga si kembang bokor menjadi biru. Ketersediaan unsur aluminium tergantung dari kadar keasaman tanahnya.

Pada tanah asam—dengan pH kurang dari 5,5—aluminium mudah diserap oleh tanaman karena tersedia dalam bentuk unsur bebas/tidak berikatan dengan senyawa kapur (Ca) dalam tanah. Kembang bokor yang ditanam pada tanah jenis ini akan menghasilkan bunga berwarna biru. Pada tanah dengan pH 5,5 – 6,5 unsur aluminium agak sulit diserap oleh tanaman, karena sebagian sudah membentuk ikatan dengan senyawa kapur di dalam tanah. Pada tanah demikian, si kembang bokor akan menghasilkan bunga berwarna lembayung muda (keunguan).

Dan pada tanah basa dengan pH 7 atau lebih, unsur aluminium akan diikat erat oleh kapur, sehingga tidak bisa diserap oleh si kembang bokor. Kembang bokor yang ditanam pada tanah semacam ini akan menghasilkan bunga berwarna merah muda.

Tanah yang kita miliki di Indonesia kebanyakan bersifat asam. Karena itu, kembang bokor yang kita temui seringkali berwarna biru hingga lembayung. Ada sedikit trik yang bisa dicoba jika Anda ingin menyulap warna si kembang bokor menjadi merah muda.

Seperti sudah dijelaskan, warna merah muda akan timbul bila tanah bersifat basa. Untuk memperoleh tanah yang bersifat basa, Anda harus menaikkan pH tanah. Caranya adalah dengan menggunakan kapur pertanian atau dolomit. Dosis yang bisa digunakan adalah 0,5 – 1 kg dolomit/meter persegi tanah. Atau bisa juga dengan menyiramkan larutan kapur tembok yang dicampur/dilarutkan dalam air, dengan konsentrasi 50 gram kapur per liter air/meter persegi tanah.

Biasanya dosis di atas bisa menaikkan pH tanah sebanyak 0,5 – 1. Satu hal yang perlu diingat, penaikan pH ini tidak boleh dilakukan dengan serta merta. Dalam rentang waktu seminggu, Anda hanya boleh memberikan perlakuan sekali. Jika Anda paksakan, alih-alih menjadi merah muda, tanaman malahan mati.
Sumber : Tabloidrumah.com

Bunga Balsam, Warna Memikat Sarat Manfaat


Warna-warna cantik menjadi ciri khas tanaman asli Asia ini. Ciri khas lainnya, tanaman ini mudah tumbuh dan tidak rewel. Selain itu beberapa bagian tanamannya bisa dipakai sebagai obat P3K.

Di dunia, tanaman Impatiens balsamina Linn. dikenal sebagai bunga balsam. Di Indonesia lebih dikenal dengan nama bunga pacar air. Memiliki bunga dengan beragam warna, semisal merah muda, merah, putih, oranye, peach, atau salem. Sepintas, bentuk bunganya mirip anggrek dalam ukuran kecil dengan daun yang bergerigi.

Impatiens cukup populer sebagai tanaman hias dan banyak dijumpai di dataran tinggi, misalnya Puncak, Jawa Barat. Tingginya mencapai 30-80 centimeter. Setiap daerah di Indonesia memiliki nama lain untuk pacar air ini. Di Minangkabau (Sumatera Barat), pacar air dikenal dengan nama paruinai. Pacar cai (Sunda), kimhong (Jakarta), pacar banyu (Jawa), pacar foya (Bali), dan bunga jebelu (Halmahera Selatan).

Tanaman ini menyukai tempat teduh dan air. "Jadi, kalau rumah Anda banyak terkena sinar matahari, letakkan tanaman pacar air di bawah pohon," papar Ida Widaningsih, General Manager PT Bina Usaha Flora. Meski warna bunganya banyak, pacar air tak bagus dipakai untuk landscape. "Biasanya bagus digantung atau diletakkan di pot. Mungkin karena senang di tempat teduh untuk landscape jadi kurang bagus."

Meski Impatiens lokal pun ada di Indonesia, para pengusaha bunga masih mengimpor bibitnya dari luar negeri. "Bunga ini kan biasanya tumbuh di pinggir sungai. Tanaman yang lokal lebih tinggi, bunganya kecil, ruas batangnya kekar. Dan warna bunga tidak sebanyak dibanding bibit dari luar dengan warna yang beragam," ujar Ida.

Media tanam untuk tanaman ini tidak sulit. Pakai saja campuran tanah, kompos, sekam atau tanah, cocopeat. "Boleh juga memakai pupuk kandang." Meskipun tergolong bukan tanaman rewel, ada satu musuh utamanya, yaitu hama. Begitu terkena hama, tanaman akan langsung busuk. Jadi, awasi tanaman pacar air Anda dari segalahama pengganggu.

Topiari, Seni Pangkas Eropa Kuno


Kira-kira sepuluh atau lima belas tahun lalu, tanaman pangkas bisa dijumpai hampir di tiap halaman rumah. Tinggi atau rendah, rata-rata tanaman yang dibentuk bulat di masa itu, dikenal sebagai tanaman pangkas.

Sekarang pun tanaman pangkas masih digemari. Di sentra tanaman hias kini banyak ditawarkan tanaman pangkas yang dibentuk mirip hewan seperti rusa dan kelinci. Ada juga yang bersosok tanaman “biasa” setinggi 1 – 1,5 m, dengan beberapa cabang dan daun-daun di cabang tersebut sengaja dibentuk sebagai bulatan-bulatan yang ukurannya sama atau bervariasi. Tentu saja tanaman hias pangkas seperti ini punya daya pikat tersendiri, karena kehadirannya dalam sebuah taman bisa berfungsi sebagai point of interest.


Banyak pedagang tanaman hias yang menyebut tanaman pangkas ini sebagai “bonsai”. Padahal, bonsai bukan istilah yang tepat bagi tanaman yang sengaja dipangkas untuk memperoleh suatu bentuk tertentu.Yang disebut bonsai adalah tanaman yang dihambat pertumbuhannya sehingga tetap kerdil di usia dewasa. Selama pertumbuhannya, tanaman bonsai sengaja dipangkas atau dibentuk khusus, dan umumnya selalu ditempatkan dalam sebuah wadah, sejak masih berusia muda.


Sebenarnya yang kita kenal sebagai tanaman pangkas, dalam istilah gardening dari Inggris sono, dikenal dengan sebutan topiary. Ini merupakan seni memperindah tanaman (dengan sengaja dipangkas atau dibentuk) yang diadaptasi dari tanaman hias pada taman gaya geometris Eropa di jaman Renaissance. Di jaman tersebut taman-taman istana para raja dan bangsawan Eropa hampir seluruhnya ditata secara geometris. Contoh taman geometris yang sampai sekarang masih dilestarikan bahkan dijadikan obyek wisata adalah taman Istana Versailles di Perancis yang diwujudkan oleh Raja Louis XIV.

Jika kita menyusuri taman tersebut, tanaman di sebelah kiri dan kanan kita terdiri dari jenis tanaman yang sama dan dipangkas rapi dengan bentuk yang sama pula. Ada yang berbentuk bulat, kerucut, prisma, atau segi empat (kubus). Border atau tanaman pembatasnya pun dipangkas rapi dengan bentuk-bentuk tertentu. Prinsip taman gaya geometris ini mengacu pada keteraturan yang simetris.

Seperti halnya mode dalam dunia fashion yang terus “berputar”, gaya tanaman pangkas Eropa abad XIV kembali disukai dan kini mulai dihadirkan di Indonesia.

Di alam ini ada jenis tanaman yang memiliki pesona arsitektural yang menawan, baik saat ia masih muda, maupun setelah ia tumbuh menua. Tanaman tersebut antara lain kamboja, flamboyan, palem, cemara, dan yuka.

Tetapi ada pula tanaman yang setelah melewati usia pertumbuhan tertentu, keindahan struktur aslinya akan memudar, bahkan tampilannya makin berantakan. Jenis-jenis tanaman ini, terutama yang memiliki banyak cabang dan ranting berdaun kecil-kecil, lebat, dan rapat, sangat cocok bila dibuat topiari. Contoh tanaman seperti ini adalah teh-tehan, ficus (beringin), mirten, jeruk kingkit, sianto, bogenvil, cemara, bambu, azalea, soka, kemuning, cendrawasih, dan gardenia.

Baik menggunakan jenis tanaman berbunga ataupun tidak berbunga, topiari perlu memperoleh cukup sinar matahari. Sinar matahari pagi (hingga pukul 11.00) akan membuat topiari tumbuh subur, daun-daunnya hijau mengilat, rimbun, dan rajin berbunga.

Bila Anda memakai jenis tanaman tidak berbunga, topiari boleh ditempatkan di teras atau di bawah teritisan. Pastikan bahwa untuk satu - dua jam, tanaman tersentuh sinar matahari pagi, atau seminggu penuh dipindahkan ke lokasi lain yang mendapat sinar matahari. Bila terlalu lama di tempat teduh, topiari akan tumbuh tidak sempurna dan mudah diserbu oleh kutu-kutu putih, yang merusak pucuk-pucuk tanaman dan pada akhirnya menghambat pertumbuhan atau mematikan pucuk-pucuk tanaman.

Tanaman topiari yang ditanam dalam pot besar, sebenarnya tidak memerlukan media tanam yang jumlahnya sama dengan volume pot. Sepertiga hingga sebagian pot bisa diisi dengan batu karang atau batu apung. Selain membuat struktur poros pada media, kedua jenis batu tersebut ringan, sehingga memudahkan pot berisi tanaman dipindahkan atau digeser ke lokasi lain.

Perhatikan bahwa pada dasar pot harus terdapat lubang-lubang yang cukup banyak agar kelebihan air penyiraman bisa mengalir keluar dengan sempurna. Dan jangan lupa mengganjal pot tanaman topiari dengan batu bata atau batako, agar pot tidak langsung menempel di tanah. Hal ini juga bertujuan untuk mencegah kelebihan air siraman menggenangi pot.

Topiari harus disiram sesuai kebutuhan. Dua kali sehari bila di tempatnya topiari memperoleh curah sinar matahari dari pagi hingga lewat tengah hari. Atau cukup satu kali di sore hari bila topiary hanya memperoleh curah matahari pagi selama 1 – 2 jam saja.

Jadwalkan pemangkasan secara rutin (setiap 2 – 3 bulan) agar bentuk tanaman selalu stabil. Selain itu sesekali perlu dilakukan penggemburan media tanah. Untuk pemupukan, gunakan pupuk yang kandungan N (natrium) dan K (kalium) lebih tinggi dari pada unsur P (phospor) untuk merangsang kesehatan akar dan daun.

Bila terlihat selaput-selaput putih mirip kapas halus pada dahan, ranting atau daun, semprotkan obat anti–jamur sesuai takaran yang dianjurkan pada kemasan untuk membasmi kutu-kutu putih tersebut.

Sumber : Tabloid Rumah

KEJI BELING DAN KHASIATNYA



Keji Beling(Stachytarpheta mutabilis, Vahl.)

Sinonim :
Strobilantes crispus, Bl. Sericocalyx crispus, (Linn.), Bremek.

Familia :
Acanthaceae

Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan “remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”.

Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai obat disentri, diare (mencret) dan obat batu ginjal serta dapat juga sebagai penurun kolesterol.

Daun tanaman ini selain direbus untuk diminum airnya, juga dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut.

Untuk mengatasi diare (mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya untuk mengobati batu ginjal. Daun keji beling juga dapat mengatasi kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap hari.

Demikian pula untuk mengobai penyakit lever (sakit kuning), ambien (wasir) dan maag dengan cara dimakan secara teratur.

Tanaman keji beling (stachytarpheta mutabilis) adalah jenis tumbuhan dengan ciri-ciri memiliki batang yang basah, sepintas lalu meyerupai rumput berbadan tegak. Di pulau jawa tanaman ini banyak sekali terdapat dipedesaan dan tumbuh diantara semak. Dengan warna kulit ungu berbintik hijau, apabila sudah tua berubah menjadi coklat.

Panjang helaian daun (tanpai tangkai) berkisar antara 5 – 8 cm (ukuran normal) dan lebih lebar daun kira-kira 2 – 5 cm. tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindungi dan ditempat terbuka.

Sumber : duniatanaman.com

Khasiat Tanaman Cocor Bebek

Khasiat Cocor Bebek





Cocor bebek atau suru bebek(Latin:Kalanchoe pinnata syn.Bryophyllum calycinum syn.Bryophyllum pinnatum) adalah tumbuhan sukulen (mengandung air) yang berasal dari Madagaskar. Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif).

Cocor bebek populer digunakan sebagai tanaman hias di rumah tetapi banyak pula yang tumbuh liar di kebun-kebun dan pinggir parit yang tanahnya banyak berbatu.

Cocor bebek memiliki batang yang lunak dan beruas. Daunnya tebal berdaging dan mengandung banyak air. Warna daun hijau muda (kadang kadang abu-abu). Bunga majemuk, buah kotak. Bila dimakan cocor bebek rasanya agak asam dan dingin.

Cocor bebek menjadi tanaman yang umum di daerah beriklim tropika seperti Asia, Australia, Selandia Baru, India Barat, Makaronesia, Maskarenes, Galapagos, Melanesia, Polinesia, and Hawaii. Di banyak daerah tersebut, seperti di Hawaii, tanaman ini dianggap sebagai spesies yang invasif.




Alasan utama penyebarannya yang besar adalah karena kepopuleran tanaman ini sebagai tanaman hias.


Cocor bebek mengandung asam malat, damar, zat lendir, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tanin. Cocor bebek digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan penyakit kulit lainnya, menyembuhkan demam, memperlancar haid yang tidak teratur, obat luka, serta bisul.


Penelitian yang dilakukan oleh Supratman beserta rekan-rekan dari Divisi Biokimia Terapan Osaka Prefecture University di Sakai, Jepang, menunjukkan bahwa isolasi terhadap lima bufadienolides dari daun sosor bebek mempunyai efek menghambat pengaktifan antigen awal virus Epstein-Barr (EBV-EA) pada sel Raji yang disebabkan oleh tumor.

Selain bufadienolides, cocor bebek yang mempunyai rasa sedikit asam, lunak, dan dingin ini juga mengandung zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, alkaloid, flavonoid, quercetin-3-diarabinoside, dan kaempferol-3-glucoside. Kandungan kimia tersebut membuat sosor bebek bisa digunakan untuk berbagai pengobatan.

Selain bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dalam, cocor bebek juga bisa digunakaan untuk penggunaan luar.

Luka : Daun cocor bebek secukupnya diparut atau ditumbuk. Tambahkan sedikit air dan balurkan pada bagian tubuh yang mengalami luka. Ganti setiap tiga jam sekali.

Perut mulas: Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk dengan beberapa lembar daun cocor bebek. Beri sedikit air. Kemudian balurkan ramuan tersebut pada perut.Menurunkan demam: Lumatkan daun cocor bebek, lalu balurkan pada dahi. Gunakan dua kali sehari.

Bisul atau memar: Hancurkan 30-60 gram daun cocor bebek kemudian peras. Tambahkan madu dan diminum. Sisa daun ditempelkan pada bagian yang sakit.

Radang telinga luar: Lumatkan 5-10 daun cocor bebek, peras. Airnya digunakan sebagai obat tetes telinga.

Radang amandel: Lumatkan 5-10 daun cocor bebek. Ambil airnya dan gunakan sebagai obat kumur.Ada yang tahu khasiatnya yang lain?

Monday, January 23, 2012

Cara Menyeduh Kopi yang Nikmat dan Mantap

Mungkin sebagian besar dari Anda bukan penikmat kopi yang peduli pada tahap pembuatannya. Bila sudah disajikan kopi yang enak, cukuplah bagi Anda.
Namun tidak demikian halnya dengan para pecinta kopi. Mereka akan mengamati dan menikmati berbagai tahapan dalam pembuatan kopi, dari membeli dan menyimpan kopi, menyeduh, menghirup aromanya sebelum menyesapnya, merasakan kehangatannya ketika memasuki tubuh, hingga mengenali cita rasanya.

Bila Anda seorang pecinta kopi, Anda juga akan tahu kopi yang tidak disimpan dan diseduh dengan benar akan mengacaukan sensasi tersebut.

Inilah beberapa contohnya:
1. Lemari es atau freezer adalah tempat terbaik untuk menyimpan kopi
Biji kopi yang dipanggang berpori, dan mampu menyerap kelembaban dan aroma makanan. Jadi, lemari es bukan merupakan tempat yang baik untuk menyimpan kopi. Simpan saja biji kopi segar di dalam kotak kedap udara dalam suhu ruangan, untuk dikonsumsi maksimal selama 5 hingga 7 hari saja.

2. Rasa kopi bubuk sama baiknya dengan jika Anda menggiling biji kopi sendiri
Gerai kopi premium biasanya menjual kopi dalam bentuk biji yang bi/...  sa Anda giling sendiri. Namun jika Anda tidak berniat langsung mengonsumsinya, sebaiknya tak usah membeli biji kopi seperti ini. Kopi biasanya akan mulai kehilangan kualitasnya segera setelah ditumbuk. Cita rasa kopi terbaik adalah jika digiling langsung sebelum diseduh.

3. Paling baik menyeduh kopi dengan air suling
Air suling memang lebih higienis, namun proses pembuatannya akan menghilangkan kandungan mineral di dalam air. Padahal, kandungan mineral dalam air inilah yang penting untuk memberikan cita rasa kopi. Yang juga membuat rasa kopi tidak sedap adalah air kran dengan kandungan klorin. Para pecinta kopi umumnya menggunakan air kemasan dari mata air.

4. Kopi paling baik diseduh dengan air mendidih
Memang tidak ada pengaruh buruknya untuk kesehatan, tetapi air yang terlalu panas akan menarik senyawa di dalam kopi yang membuatnya lebih pahit. Suhu terbaik untuk menyeduh kopi sekitar 93 derajat Celcius. Di kedai kopi, barista punya alat sendiri untuk mengukur ketepatan suhu. Kalau kita, mungkin dikira-kira saja.

Sunday, January 22, 2012

Proses Produksi Pengolahan Kopi

Anda pasti kenal akrab dengan kopi bukan ? Ya, minuman ini adalah salah satu yang familiar dengan kehidupan harian penduduk bumi. Tapi, jika dosisnya melebihi rentang dosis normal yang diperbolehkan, minuman kenikmatan ini bisa berubah menjadi depresan tangguh berupa perasaan cemas, was was, gelisah tidak karuan. Agan tahu dosis maksimal yang menjadi batas atas konsumsi kafein ? Ya benar, 200 mg ADI. Sedangkan dalam kemasan kopi instant biasanya sekitar 80 mg/ kemasan) .




Kafein adalah komponen alkaloid derivat xanthin yang berfungsi sebagai stimulan psikoaktif pada manusia. Memiliki pengaruh langsung pada sistem saraf pusat dan stimulan metabolik. Kafein menstimulan sistem saraf pusat dan menyebabkan peningkatan kewaspadaan, kecepatan dan kejelasan alur pikiran, peningkatan fokus, serta koordinasi tubuh yang lebih baik.

Apa manfaat dan resiko mengkonsumsi kopi ? Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, antara lain :Menurunkan resiko alzheimer, menurunkan resiko penyakit batu empedu,menurunkan resiko penyakit parkinson, peningkatan kognitif, peningkatan efek analgesik, antidiabetik ( diabetes tipe 2- terutama untuk pengkonsumsi hingga 7 cangkir/ hari), anti kanker, kardioproteksi ( perlindungan jantung), laksan ( pencahar), diuretik ( memperlancar urinasi), antioksidan (pencegah kanker), menurunkan resiko gout, menurunkan resiko karies gigi.




Menurut hasil penelitian yang dilakukan Universitas Sao Paulo Brazil, disimpulkan bahwa kafein mampu merangsang sel-sel sperma dalam tubuh pria, sehingga kesuburan seseorang dapat meningkat. Inti dari penelitian tersebut menyimpulkan bahwa kulitas sperma para peminum kopi lebih sehat dibandingkan sperma orang yang tidak meminum kopi. Kesuburan sperma para peminum kopi disebabkan oleh unsur-unsur yang dikandung kafein. Setelah diteliti, kafein yang terdapat dalam kopi dinilai memiliki kemampuan meningkatkan kecepatan berenang sel sperma.


Dari penelitian yang dipimpin oleh Monami Inoue dari National Cancer Center Tokyo terhadap 90.000 orang Jepang, terbukti bahwa konsumsi kopi menurunkan resiko kanker hati sampai separuhnya.Sebuah hasil penelitian terhadap 6.000 pria dan wanita yang dilaporkan oleh Framingham Heart Study menunjukkan bahwa tidak terdapat kaitan konsisten antara minum kopi dengan kadar kolesterol yang meninggi.




Selain manfaat, resiko dari konsumsi kopi adalah : ketegangan, konstipasi, perubahan warna gigi, peningkatan LDL ( Low Density Lipoprotein) pada kopi tertentu, dan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian yang dilansir www.caffeinweb.com menyebutkan beberapa ahli psikiatri, ahli penyakit alergi dan zat beracun–toksikologi, menengarai zat kafein sangat potensial menimbulkan gejala penyakit mental. 80% populasi masyarakat dunia mengkonsumsi kafein, dan 25% di antaranya didiagnosis mengalami gangguan mental. Bagi seorang psikiater, kafein dapat menjadi musuh nomor satu, karena identik dengan penyebab kegelisahan, stres, depresi, hingga schizophrenia.


Proses Produksi Kopi Instant.




1. Sortasi


Setelah melalui proses seleksi, biji kopi akan disortasi lagi menurut bobot dan ukuran. Selama proses ini, terjadi proses pembersihan dari benda asing pada biji kopi hijau sebelum mengalami proses produksi.


2. Penyimpanan


Biji kopi disimpan sesuai dengan keperluan penggorengan berikutnya. Biasanya, tempat penyimpanan biji kopi harus kedap udara dan disimpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Karena Udara, kelembapan, panas, dan cahaya merupakan faktor-faktor lingkungan yang dapat merusak cita rasa kopi.


3. Penggorengan / Pemanggangan.


Proses ini akan mempengaruhi rasa minuman karena akan mengubah biji kopi secara fisik maupun kimiawi. Berat biji kopi akan menurun karena hilangnya kelembapan dan peningkatan volume.


Proses ini dimulai saat suhu di bagian dalam biji kopi mencapai sekitar 200 derarat Celcius. Selama Penggorengan/pemanggangan, terjadi proses karamelisasi akibat panas yang memecah pati dalam biji, yang mengubahnya menjadi gula sederhana, kemudian berubah warna menjadi cokelat. Sukrosa dengan cepat akan hilang selama proses ini.


Pada proses ini juga, minyak-minyak aromatik dan asam-asam akan mengubah rasa. Pada suhu 205 derajat Celcius, jenis-jenis minyak lain mulai muncul. Salah satunya adalah caffeol yang menentukan aroma dan rasa kopi.


4. Pencampuran


5. Ekstraksi

Ekstraksi menggunakan pelarut air. Prosesnya melalui dua tahap yaitu Perkolasi ( dingin) dan Ekstraksi ( panas). Alatnya seperti yang dibawah ini :


Perkolasi



Ekstraksi per Batch



6. Filtrasi ( Penyaringan)

7. Sentrifugasi

Aroma kopi dipertahankan dengan cara reverse osmosis menggunakan membran filtasi. Selain itu, proses ekstraksi dengan panas juga akan mempengaruhi aroma, untuk itu pasca ekstraksi proses berikutnya adalah pendinginan ekstrak hingga suhu di bawah nol derajat celcius.



8. Evaporasi ( Penguapan)

Fungsinya adalah untuk mendapatkan kadar ekstrak ideal



9. Pemisahan

Dipisah sesuai dengan kebutuhan hasil akhir olahan kopi yang dibutuhkan yaitu:
a. Spray Dried
b. Aglomerasi
c. Ekstraksi Biasa


10. a.1. Spray Drying
Prinsipnya adalah untuk menghilangkan air, dengan cara ekstrak dilewatkan dalam sebuah kolom; temperatur tinggi dalam kolom tersebut akan menguapkan air hingga didapatkan bubuk kopi. Bubuk kopi dikumpulkan pada bagian bawah kolom. Karbondioksida bertekanan tinggi disemburkan via nozzle dengan butiran halus kopi.



Alat spray drier seperti ini



10. a. 2. Aglomerasi
Bubuk kopi spray dried direbus lagi untuk mendapatkan gumpalan antar partikel bubuk yang lebih besar, fungsinya adalah untuk mendapatkan rasa yang lebih kaya dan aroma yang lebih kuat.


Alat aglomeratornya seperti ini :


10. a. 3 Ekstraksi
Kopi hasil ekstraksi awalan tidak mengalami proses lagi, dan langsung dikemas. Kalau Anda mau tahu prinsip ekstraksi yang ini, begini ringkasnya :


Nah, jika Agan berminat untuk membuat pabrik kopi instant, maka bagan di bawah ini mungkin cukup membantu memvisualisasikan proses mulai dari pemilihan hingga pengepakan minumankenikmatan ini, silakan menikmati.

sumber : kaskus.us

Thursday, January 19, 2012

Kaki Pot Memperindah Penampilan Tanaman

POT tanaman hias dan bunga akan tampak indah penampilannya apabila diberi kaki. Pot bunga dan tanaman hias yang berkaki ini akan menambah dekorasi sebuah ruangan tamu atau teras rumah. 

UNTUK memasang kaki pot, diperlukan kemampuan tersendiri untuk memilih kaki pot agar selaras dengan pot berisi tanaman hias dan bunga mawar atau anggrek yang akan diberi kaki. Pot berkaki akan tampak lebih indah penampilannya. 

Hal itu, misalnya, dilakukan Ny Marlina (50). Warga yang tinggal di sebuah perumahan di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, itu menata ruang tamunya dengan menempatkan pot tanaman hias dengan kaki pot jangkung (ukuran 80 cm) di sudut ruang kosong. 

Pot tanaman hias berkaki jangkung itu menambah sudut ruangan sekitar menjadi enak dipandang. Selanjutnya, sebuah pot kecil berisi tanaman hias diletakkan pada kaki pot yang berbentuk sepeda ukuran kecil di atas meja. Kaki pot berbentuk sepeda dengan menopang pot kecil berisi tanaman hias ini menjadi hiasan meja. 

Kemudian, pot berisi tanaman suplir dan tanaman lainnya juga diberi kaki pot, diletakkan di teras rumah di bawah jendela. Selain memperindah penampilan pot, kaki pot juga berfungsi mengikat pot agar lebih kokoh. Pemasangan kaki pada pot ini juga dimaksudkan agar air yang merembes dari bawah pot seusai disiram tidak membasahi lantai. Sebab, di bagian bawah kaki pot ini dibuatkan tempat tatakan piring cekung untuk menampung rembesan air. 

“Selain itu, tak membutuhkan tenaga untuk memindahkan pot tanaman karena tak usah diangkat, cukup digeser saja, kalau ingin membersihkan,” kata Ny Marlina. 

Ny Marlina membeli kaki pot dari temannya, Ny Sianiwati, perajin pemula bidang kaki pot dengan harga relatif murah. Dari ukuran kecil seharga Rp 10.000 per buah, menengah Rp 25.000 per buah, sampai Rp 50.000 per buah untuk kaki pot jangkung ukuran 100 cm. 

KAKI pot buatan Ny Sianiwati, yang juga tinggal di daerah Cipaku, dibuat dengan bahan kawat sampai besi beton berukuran 10 milimeter. Aneka bentuk kaki pot dibuat sesuai selera konsumen. Kaki pot tersebut dilapisi bubuk plastik dengan warna hitam sehingga tahan karat. Kaki pot berwarna hitam yang banyak diproduksi sesuai dengan keinginan konsumen. 

Aneka macam kaki pot banyak dijual penjual tanaman hias di Jakarta, Bogor, dan daerah lainnya. Harganya tergantung dari ukurannya dan kualitas produknya. 

Pot berkaki dapat ditempatkan di mana saja, kapan saja anda suka, untuk memperindah ruangan atau teras rumah. 

Meski demikian, diperlukan kejelian menata ruangan dengan pot tanaman hias yang berkaki. Pilih jenis tanaman hias dan pilih kaki pot yang sesuai. Untuk tanaman hias, belilah sebatas kemampuan untuk menghias ruangan taman atau teras. Tak perlu membeli tanaman hias yang mahal harganya. Sebab, tanaman hias yang murah harganya tetap memukau. Ia tak kalah menarik dan menawan dengan yang mahal harganya bila ditata dengan apik. Meski demikian, jangan asal memasang kaki pot. Sebab, kalau sembarangan memasang kaki pot, kenyamanan dan keindahannya tak akan bisa dinikmati. (PUN) 

Sumber : Kompas

5 varian kopi yang nikmat

1. Irish Coffee
Kopi yang satu ini sering dikategorikan sebagai cocktail dibandingkan kopi. Terdiri dari campuran kopi hitam yang kental dengan Whiskey dengan perbandingan 2 berbanding 1 ditambah dengan krim dan brown sugar. Irish coffee ini juga biasanya dipercantik dengan rambahan whipping cream dan bubuk kayu manis di atasnya. Resep Irish coffee ini ditemukan oleh Joseph Sheridan, seorang kepala koki di salah satu restoran di kawasan Irlandia, untuk itu kopi ini diberi nama Irish coffee. Kareana sering dikategorikan sebagai koktail, tak heran beberapa penyajiannya kadang pada gelas koktail, bukan cangkir seperti biasanya.

2. Coffee Creme Brulee
Resep ini pernah diperkenalkan oleh Chef Ramsay, seorang chef yang dikenal di Amerika Serikat dan mendunia sejak membintangi beberapa reality show tentang masak memasak dan tak ketinggalan figur kreatif seperti Martha Stewart pun pernah mengenalkannya. Coffee creme brulee ini terdiri dari kopi pekat dan hitam dengan tambahan krim dengan takaran seperempat dari kopinya, kemudian dikocok hingga membuat kekentalan yang sempurna. Dengan tambahan kuning telur dan vanilla dan kemudian dipanaskan menggunakan blowtorch hingga menjadi kerak pada di permukaan cangkir kopinya, menghasilkan kopi dengan penampilan cantik dan rasa yang nikmat.
Beberapa orang terbiasa untuk mengetuk kerak karamel yang berkumpul di permukaan kopi tersebut hanya sekedar untuk ritual dan pastinya agar kopi bisa diseruput.

3. Cafe Bombon
Cafe Bombon sangat populer di Valencia, Spanyol dan kemudian semakin terkenal di seluruh dunia. Di Indonesia cafe bombon ini mendekati resep kopi susu. Dengan takaran satu banding satu pada kopi ekspresso dan susu, dan dimodifikasi dengan biji kopi asli untuk daerah asia seperti yang kopi susu di Indonesia dan Malaysia, Kopi Vietnam untuk di vietnam dan Kafe ron di Thailand, dengan penyajian yang berbeda-beda.

4. Ristretto
Kopi yang dikenal di Belanda, kepekatannya lebih kental dibandingkan ekspresso karena waktu penekanan di alat ekspresso lebih cepat dibandingkan ekspresso. Bahkan volume kopi yang dihasilkannya pun lebih sedikit dari ekspresso. Membuat varian kopi hitam/ekspresso bertambah dengan cara dan waktu penyajian yang berbeda.

5. Cafe latte
Cafe latte bisa menjadi pilihan untuk peminum kopi yang tidak menyukai pekatnya kopi. Dengan perbandingan krim dan ekspreso 2 berbanding 1, menjadikan minuman kopi ini lebih manis dengan porsi krim yang lebih banyak. Kemudian dari cafe latte ini muncul banyak pilihan lagi seperti salah satunya skinny latte yang diperuntuk bagi mereka yang mengonsumsi krim rendah kalori atau mocha latte untuk mereka yang menginginkan esens mocha pada lattenya. Cafe latte ini dikenal berasal dari Italy dan kemudian dengan varian dan bahan yang sama orang Prancis menamakannya cafe au lait, cafe con leche di Spanyol dan galao di Portugis.

sumber:http://isidunia.blogspot.com

JENIS MESIN PEMECAH KEMIRI

Mesin Pemecah Kemiri 


Mesin pemecah kemiri ini sangat cocok untuk usaha pengolahan kemiri. 

Spesifikasi Mesin 

Tipe : BPK-1 

Kapasitas : 50 – 100 kg/jam 

Dimensi : 84 x 60 x 135 

Pengerak : Engine 5,5 HP 

Roda Penghancur : 40 mm x 140 mm 

Speed Reducer : Type 80

TABULAMPOT SAWO, SEGAR DAN RAJIN BERBUAH

Rasa buahnya yang khas, tentu tak asing lagi bagi kita. Bagaimana jika kita pingin menanamnya dalam pot? 

Sawo tergolong tanaman multiguna. Selain berfungsi sebagai tanaman penghijau di lahan-lahan kering dan kritis, sawo juga berfungsi sebagai penghasil getah untuk bahan baku industri permen karet. Tanaman ini juga rajin berbuah dengan rasa buah yang manis, segar, dan bergizi tinggi. Tak cuma itu, sawo pun bisa di-tabulampot-kan hingga punya nilai estetika tinggi, sekaligus sebagai apotik hidup keluarga. 

Tanaman sawo (Achras zapota) termasuk famili Sapotaceae. Hidupnya menahun, batang berkayu keras, dan percabangannya cukup rapat. Bunga sawo muncul dari ketiak-ketiak daun, sedangkan buahnya terbentuk menggantung pada tangkai buah. Daging buah cukup tebal, mengandung banyak air, dan bergetah. Rasanya manis dan beraroma khas. Bijinya berbentuk bulat memanjang atau bulat pipih, hitam mengkilap, dan berkeping dua.
Dari biji, dapat digunakan untuk perkembangbiakan secara generatif. Namun demikian, khusus untuk tabulampot sawo, sebaiknya menggunakan bibit cangkok. Alasannya, umur panen relatif genjah, sekitar setahun bahkan bisa kurang. Sementara untuk bibit asal biji, akan berbuah sekitar 4-5 tahun. 

CANGKOK SENDIRI
Pilih cabang yang cukup besar, sehat, dan lurus. Buat dua keratan melingkar cabang dengan jarak 5 cm, dan lepas kulitnya. Kerik kambium, dan biarkan selama 3 – 5 hari. Gunakan zat pengatur tumbuh akar (misal Rootone F), lalu oleskan pada bidang sayatan.
Ambil pembalut (sabut kelapa, lembaran plastik), lalu diikat pada bagian bawah keratan. 

Selanjutnya, media cangkok (tanah subur dan pupuk kandang) diletakkan pada bidang keratan sembari dipadatkan hingga membentuk bulatan setebal 5 – 6 cm. Pembalut bagian atas juga diikat. Lalu ambil lidi, tusuk-tusukkan pada media yang telah terbungkus hingga membentuk lubang-lubang kecil. 

Enam hingga delapan minggu kemudian, amatilah. Jika muncul akar-akar baru dari celah-celah pembalut, itu berarti pencangkokan sukses. Langkah selanjutnya adalah melakukan pendederan bibit cangkok sawo. 

Siapkan polybag yang diisi campuran tanah subur dan pupuk kandang (1:1). Potong cangkokan, sebagian daun dan ranting. Lepas pembalutnya, dan masukkan di tengah-tengah polybag. Siram sampai basah. Simpan di tempat teduh dan aman. Setelah beradaptasi 4 minggu dan tunas-tunas baru bermunculan, bibit cangkok sawo dapat dipindahkan ke dalam pot. 

POT DAN MEDIA TANAM
Mengingat tanaman ini nantinya diharapkan berbuah lebat, pilihlah pot yang kuat dan punya diameter sekurang-kurangnya 40 cm. Pot juga sebaiknya punya kaki dan berlubang pada bagian dasarnya. Media tanam harus lengkap berisi bahan organis dan anorganis. Yang termasuk organis adalah pupuk kandang, kompos, atau humus. Sedangkan yang anorganis meliputi tanah subur, pasir, pecahan genting, atau bata merah. Untuk tabulampot sawo, Anda bisa pilih memilih media tanam, seperti campuran tanah subur, pasir dan pupuk kandang (2:1:1), atau campuran tanah, sekam padi dan pupuk kandang (1:1:1), atau campuran tanah, serbuk gergaji dan pupuk kandang (1:1:1). 

Cara mengisi media, masukkan selapis pecahan genting di dasar pot. Tambahkan selapis mos dan ijuk, lalu tambahkan lagi campuran media tanam berupa tanah subur dan pupuk kandang. Jangan lupa, berikan obat Furadan atau Curater sebanyak 2 sendok makan. Keluarkan bibit dari polybag, potong sebagian akar, cabang, ranting, atau daun yang berlebihan. Setelah itu, tanam dan padatkan media tanamnya. Siram sampai basah, dan simpan di tempat teduh untuk sementara. 

Sering kita jumpai, kondisi tabulampot sawo tampak kering, kurus dan ogah berbuah. Kenapa? Jawabannya pasti karena kurang atau tidak dilakukan pemeliharaan dengan baik. Untuk itu, Anda harus melakukan pemupukan NPK, yang dapat diperoleh di kios atau toko pertanian terdekat. 

Pada umur satu bulan, beri pupuk NPK (15-15-15) sebanyak 50 gram per pot. Caranya, benamkan merata sedalam 10 cm. Pemupukan berikutnya setiap 3 bulan sekali. Namun demikian, jika tanaman mulai berbunga, sebaiknya menggunakan NPK yang memiliki kandungan fosfat dan kalium lebih tinggi. Misalnya, NPK 15-20-20. Beri sebanyak 100 gram per pot 

AGAR RAJIN BERBUAH
Idealnya, pembungaan dan pembuahan tabulampot sawo berlangsung terus-menerus sepanjang tahun. Pembungaan paling lebat terjadi pada musim penghujan. Namun, terkadang macet juga. Nah, untuk merangsang pembuahan, silakan simak beberapa tips berikut:
1. Sekitar 3 bulan sebelum musim hujan, beri pupuk NPK (15-20-20), dilanjutkan dengan teknik pengeringan berselang-seling. Contohnya, selama seminggu tidak disiram sama sekali (asal jangan sampai layu permanen). Setelah itu, siram sedikit demi sedikit selama 3 hari, dan keringkan lagi. Lakukan teknik pengeringan berulang-ulang hingga muncul tunas-tunas baru untuk pembungaan. 

2. Ikat pangkal batang tabulampot sawo dengan kawat. Tujuannya untuk membatasi transportasi air dan unsur hara dari dalam tanah yang berlebihan. 

3. Jangan ragu menambahkan zat pengatur tumbuh, misalnya Dekamon atau Atonik. 

4. Potong akar dengan menyisakan 3 cabang akar. 

ADA YANG BERAROMA DURIAN
Jenis sawo ternyata cukup banyak. Apa saja? 

1. Sawo manila kulon
Bentuk buah lonjong, berbiji banyak, bergetah, dan cukup tahan disimpan. 

2. Sawo manila betawi
Bentuk buah juga lonjong, berukuran besar, tidak banyak getah, rasa manis, tapi kurang tahan di simpan. 

3. Sawo manila malaysia
Bentuk buah lonjong, berukuran besar, rasa buahnya manis. 

4. Sawo manila karat
Bentuk buah agak lonjong, berukuran besar, berkulit tebal, kasar, dan berbintil-bintil kecil. 

5. Sawo apel lilin
Bentuk buah bulat, berukuran agak besar, daging buah terasa agak keras. 

6. Sawo apel kelapa
Bentuk buah bulat kecil-kecil, berkulit tebal, bergetah, berbiji banyak, dan tahan disimpan. 

7. Sawo duren
Bentuk buah bulat, kulit buah halus, dan licin. Disebut sawo duren, karena aroma buahnya mirip dengan buah durian. Ada dua macam sawo duren, yakni sawo duren hijau dan sawo duren merah. 

SEMBUHKAN DISENTRI
Selain buahnya yang lezat disantap, sawo ternyata juga memiliki khasiat untuk mengatasi beberapa penyakit atau kelainan.
A. Mengerem Diare
Ambil 1 buah sawo muda, cuci sampai bersih. Sawo diparut, lalu diperas dan disaring. Bila perlu, tambahkan sedikit air matang. 

Silakan minum 2 kali sehari. Bisa juga menggunakan daun sawo. Sediakan 1 mangkok daun, lalu cincang dalam 2 gelas air bersih selama 15 menit. Nah, air rebusan ini diminum 3 kali sehari. 

B. Menyembuhkan Radang Mulut
Ambil 1 mangkok daun sawo, lalu cincang dalam 2 gelas air bersih selama 10 menit. Pakai air hasil rebusan untuk berkumur. 

C. Mengobati Disentri
Ambil 8 buah sawo muda, cuci bersih. Kunyah-kunyah halus dengan garam secukupnya. Sedikit demi sedikit ditelan, lalu minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text