Pages

Thursday, January 19, 2012

TABULAMPOT SAWO, SEGAR DAN RAJIN BERBUAH

Rasa buahnya yang khas, tentu tak asing lagi bagi kita. Bagaimana jika kita pingin menanamnya dalam pot? 

Sawo tergolong tanaman multiguna. Selain berfungsi sebagai tanaman penghijau di lahan-lahan kering dan kritis, sawo juga berfungsi sebagai penghasil getah untuk bahan baku industri permen karet. Tanaman ini juga rajin berbuah dengan rasa buah yang manis, segar, dan bergizi tinggi. Tak cuma itu, sawo pun bisa di-tabulampot-kan hingga punya nilai estetika tinggi, sekaligus sebagai apotik hidup keluarga. 

Tanaman sawo (Achras zapota) termasuk famili Sapotaceae. Hidupnya menahun, batang berkayu keras, dan percabangannya cukup rapat. Bunga sawo muncul dari ketiak-ketiak daun, sedangkan buahnya terbentuk menggantung pada tangkai buah. Daging buah cukup tebal, mengandung banyak air, dan bergetah. Rasanya manis dan beraroma khas. Bijinya berbentuk bulat memanjang atau bulat pipih, hitam mengkilap, dan berkeping dua.
Dari biji, dapat digunakan untuk perkembangbiakan secara generatif. Namun demikian, khusus untuk tabulampot sawo, sebaiknya menggunakan bibit cangkok. Alasannya, umur panen relatif genjah, sekitar setahun bahkan bisa kurang. Sementara untuk bibit asal biji, akan berbuah sekitar 4-5 tahun. 

CANGKOK SENDIRI
Pilih cabang yang cukup besar, sehat, dan lurus. Buat dua keratan melingkar cabang dengan jarak 5 cm, dan lepas kulitnya. Kerik kambium, dan biarkan selama 3 – 5 hari. Gunakan zat pengatur tumbuh akar (misal Rootone F), lalu oleskan pada bidang sayatan.
Ambil pembalut (sabut kelapa, lembaran plastik), lalu diikat pada bagian bawah keratan. 

Selanjutnya, media cangkok (tanah subur dan pupuk kandang) diletakkan pada bidang keratan sembari dipadatkan hingga membentuk bulatan setebal 5 – 6 cm. Pembalut bagian atas juga diikat. Lalu ambil lidi, tusuk-tusukkan pada media yang telah terbungkus hingga membentuk lubang-lubang kecil. 

Enam hingga delapan minggu kemudian, amatilah. Jika muncul akar-akar baru dari celah-celah pembalut, itu berarti pencangkokan sukses. Langkah selanjutnya adalah melakukan pendederan bibit cangkok sawo. 

Siapkan polybag yang diisi campuran tanah subur dan pupuk kandang (1:1). Potong cangkokan, sebagian daun dan ranting. Lepas pembalutnya, dan masukkan di tengah-tengah polybag. Siram sampai basah. Simpan di tempat teduh dan aman. Setelah beradaptasi 4 minggu dan tunas-tunas baru bermunculan, bibit cangkok sawo dapat dipindahkan ke dalam pot. 

POT DAN MEDIA TANAM
Mengingat tanaman ini nantinya diharapkan berbuah lebat, pilihlah pot yang kuat dan punya diameter sekurang-kurangnya 40 cm. Pot juga sebaiknya punya kaki dan berlubang pada bagian dasarnya. Media tanam harus lengkap berisi bahan organis dan anorganis. Yang termasuk organis adalah pupuk kandang, kompos, atau humus. Sedangkan yang anorganis meliputi tanah subur, pasir, pecahan genting, atau bata merah. Untuk tabulampot sawo, Anda bisa pilih memilih media tanam, seperti campuran tanah subur, pasir dan pupuk kandang (2:1:1), atau campuran tanah, sekam padi dan pupuk kandang (1:1:1), atau campuran tanah, serbuk gergaji dan pupuk kandang (1:1:1). 

Cara mengisi media, masukkan selapis pecahan genting di dasar pot. Tambahkan selapis mos dan ijuk, lalu tambahkan lagi campuran media tanam berupa tanah subur dan pupuk kandang. Jangan lupa, berikan obat Furadan atau Curater sebanyak 2 sendok makan. Keluarkan bibit dari polybag, potong sebagian akar, cabang, ranting, atau daun yang berlebihan. Setelah itu, tanam dan padatkan media tanamnya. Siram sampai basah, dan simpan di tempat teduh untuk sementara. 

Sering kita jumpai, kondisi tabulampot sawo tampak kering, kurus dan ogah berbuah. Kenapa? Jawabannya pasti karena kurang atau tidak dilakukan pemeliharaan dengan baik. Untuk itu, Anda harus melakukan pemupukan NPK, yang dapat diperoleh di kios atau toko pertanian terdekat. 

Pada umur satu bulan, beri pupuk NPK (15-15-15) sebanyak 50 gram per pot. Caranya, benamkan merata sedalam 10 cm. Pemupukan berikutnya setiap 3 bulan sekali. Namun demikian, jika tanaman mulai berbunga, sebaiknya menggunakan NPK yang memiliki kandungan fosfat dan kalium lebih tinggi. Misalnya, NPK 15-20-20. Beri sebanyak 100 gram per pot 

AGAR RAJIN BERBUAH
Idealnya, pembungaan dan pembuahan tabulampot sawo berlangsung terus-menerus sepanjang tahun. Pembungaan paling lebat terjadi pada musim penghujan. Namun, terkadang macet juga. Nah, untuk merangsang pembuahan, silakan simak beberapa tips berikut:
1. Sekitar 3 bulan sebelum musim hujan, beri pupuk NPK (15-20-20), dilanjutkan dengan teknik pengeringan berselang-seling. Contohnya, selama seminggu tidak disiram sama sekali (asal jangan sampai layu permanen). Setelah itu, siram sedikit demi sedikit selama 3 hari, dan keringkan lagi. Lakukan teknik pengeringan berulang-ulang hingga muncul tunas-tunas baru untuk pembungaan. 

2. Ikat pangkal batang tabulampot sawo dengan kawat. Tujuannya untuk membatasi transportasi air dan unsur hara dari dalam tanah yang berlebihan. 

3. Jangan ragu menambahkan zat pengatur tumbuh, misalnya Dekamon atau Atonik. 

4. Potong akar dengan menyisakan 3 cabang akar. 

ADA YANG BERAROMA DURIAN
Jenis sawo ternyata cukup banyak. Apa saja? 

1. Sawo manila kulon
Bentuk buah lonjong, berbiji banyak, bergetah, dan cukup tahan disimpan. 

2. Sawo manila betawi
Bentuk buah juga lonjong, berukuran besar, tidak banyak getah, rasa manis, tapi kurang tahan di simpan. 

3. Sawo manila malaysia
Bentuk buah lonjong, berukuran besar, rasa buahnya manis. 

4. Sawo manila karat
Bentuk buah agak lonjong, berukuran besar, berkulit tebal, kasar, dan berbintil-bintil kecil. 

5. Sawo apel lilin
Bentuk buah bulat, berukuran agak besar, daging buah terasa agak keras. 

6. Sawo apel kelapa
Bentuk buah bulat kecil-kecil, berkulit tebal, bergetah, berbiji banyak, dan tahan disimpan. 

7. Sawo duren
Bentuk buah bulat, kulit buah halus, dan licin. Disebut sawo duren, karena aroma buahnya mirip dengan buah durian. Ada dua macam sawo duren, yakni sawo duren hijau dan sawo duren merah. 

SEMBUHKAN DISENTRI
Selain buahnya yang lezat disantap, sawo ternyata juga memiliki khasiat untuk mengatasi beberapa penyakit atau kelainan.
A. Mengerem Diare
Ambil 1 buah sawo muda, cuci sampai bersih. Sawo diparut, lalu diperas dan disaring. Bila perlu, tambahkan sedikit air matang. 

Silakan minum 2 kali sehari. Bisa juga menggunakan daun sawo. Sediakan 1 mangkok daun, lalu cincang dalam 2 gelas air bersih selama 15 menit. Nah, air rebusan ini diminum 3 kali sehari. 

B. Menyembuhkan Radang Mulut
Ambil 1 mangkok daun sawo, lalu cincang dalam 2 gelas air bersih selama 10 menit. Pakai air hasil rebusan untuk berkumur. 

C. Mengobati Disentri
Ambil 8 buah sawo muda, cuci bersih. Kunyah-kunyah halus dengan garam secukupnya. Sedikit demi sedikit ditelan, lalu minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.

Biji Bunga Matahari Mencegah Anemia

Selama ini biji bunga matahari dikenal sebagai bahan pembuat kuaci. Padahal sebenarnya biji bunga matahari memiliki kaya kandungan nutrisi yang tidak bisa kita remehkan. Pada biji bunga matahari terkandung protein, fosfor, lemak, magnesium, besi dan potasium. 

Kandungan lemak pada biji bunga matahari mencapai 50%, bila kita padukan dengan susu dan hasil olahannya, biji bunga matahari dapat menjadi makanan yang mengeyangkan bagi sel tubuh. 

Jika dihancurkan biji bunga matahari akan mengeluarkan minyak, minyak ini mengandung asam likolat yang berguna untuk mengurangi endapan kolestrol pada dinding pembuluh darah. Mengkonsumsi minyak dari biji bunga matahari lebih sehat dibandingkan dengan mengkonsumsi mentega yang banyak mengandung lemak padat. 

Kandungan zat besi didalamnya mampu mencegah anemia tanpa membuat kita menjadi lebih gemuk. Cocok untuk mereka yang sedang diet tapi tidak ingin terkena anemia. 

Biji bunga matahari yang dikumis dapat menggantikan kacang tanah untuk digunakan sebagai taburan pada yoghurt, salad, bubur ayam dan sup. 

Mulai sekarang tidak perlu ragu lagi untuk mengkonsumsi biji bunga matahari, selain memakannya sebagai kuaci.

9 Makanan Untuk Melawan Lelah

Setelah bekerja dan melakukan aktivitas seharian tubuh membutuhkan kompensasi untuk menukar semua energi yang keluar dan kelelahan yang didapatkan. Tidur memang cukup efektif untuk mengembalikan energi yang telah dikeluarkan tapi beberapa makanan juga bisa jadi amunisi untuk melawan lelah.
Menjaga asupan makanan tetap harus diperhatikan meskipun rutinitas sehari-hari sudah cukup padat. Beberapa makanan dapat memberikan energi yang dapat dikonsumsi dengan tujuan untuk melawan kelelahan.
Berikut 9 makanan yang dapat dikonsumsi dengan tujuan untuk melawan kelelahan seperti dikutip dari Fitbie, Minggu (25/12/2011):

1. Kuaci dari biji labu
Biji labu mengandung magnesium yang dapat berfungsi untuk melawan kelelahan. Jika ketika melakukan latihan fisik selama 30 menit sudah dapat membuat kita merasa kepayahan, mungkin kekurangan magnesium. 
Magnesium diperlukan untuk pengambilan oksigen lebih selama aktivitas fisik. Maka orang yang kekurangan magnesium akan lebih mudah merasa lelah.

2. Yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik, yang dapat berguna untuk melawan kelelahan. hasil penelitian menunjukkan bahwa, ketidakseimbangan dalam mikroorganisme dalam saluran pencernaan dapat menyebabkan chronic fatigue syndrome (CFS). 
Peneliti Swedia menguji efek mengonsumsi yoghurt probiotik yang kaya dengan bakteri baik yang dapat membantu kesehatan pencernaan pada 15 pasien CFS. Setelah mengonsumsi sekitar 6,8 ons yogurt dua kali sehari selama 4 minggu, 14 dari 15 peserta penelitian melaporkan penurunan kelelahan, peningkatan kesehatan fisik dan kesehatan mental.

3. Sereal gandum
Sereal gandum banyak mengandung serat, sehingga dapat dikosumsi untuk mengurangi kelelahan. Serat dapat digunakan untuk melawan lemak, dan ternyata folat juga dapat membantu agar merasa lebih terjaga. 
Para peneliti dari University of Cardiff di Wales menemukan bahwa, orang yang makan sereal gandum tinggi serat mengalami penurunan gangguan emosional, penurunan masalah kognitif, dan lebih tahan terhadap lelah dibandingkan dengan orang-orang yang tidak makan banyak serat. 
Peserta studi melaporkan peningkatan 10 persen dalam tingkat energi dan mengurangi kelelahan setelah meningkatkan asupan serat mereka selama 2 minggu.

4. Biji-bijian
Biji-bijian mengandung karbohidrat kompleks, sehingga dapat membantu melawan kelelahan. Biji-bijian merupakan karbohidrat yang penting untuk meningkatkan energi. Untuk melawan kelelahan dapat dengan memilih karbohidrat kompleks seperti biskuit gandum atau semangkuk oatmeal. 
Tubuh mencerna karbohidrat kompleks dan melepaskan dengan perlahan-lahan, menjaga gula darah dan suasana hati tetap stabil. Gula sederhana, seperti yang ditemukan di permen dan makanan olahan, dapat memberikan ledakan energi yang cepat, tetapi menyebabkan gula darah dapat turun dengan cepat.

5. Kenari
Kenari mengandung asam lemak omega 3 yang dapat membantu melawan kelelahan. Peneliti Belgia menemukan bahwa, pasien dengan CFS memiliki tingkat rendah dari asam lemak omega 3. 
Studi lain yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa, asam alfa linolenat, asam lemak omega 3 yang ditemukan dalam kenari dapat membantu meredakan gejala depresi, yang sering berkontribusi untuk CFS. 
Meningkatkan asupan omega 3 dengan seperempat cangkir kenari dapat memberikan 190 kalori.

6. Dark Chocolate
Dark Chocolate mengandung polifenol, yang dapat membantu mengurangi kelelahan. Para peneliti dari Hull York Medical School di Inggris melakukan penelitian pada 10 pasien CFS yang mengonsumsi 45 gram coklat setiap hari selama 2 bulan. 
Peserta penelitian menerima baik dark chocolate atau white chocolate. Mereka yang mengonsumsi dark chocolate dilaporkan jauh lebih sedikit mengalami kelelahan. 
Para ilmuwan mengatakan polifenol dalam dark chocolate dapat meningkatkan serotonin. Sehingga dapat meningkatkan perasaan senang dan dengan demikian dapat mengurangi perasaan kelelahan.

7. Teh
Teh mengandung kafein dan l-theanine, yang dapat membantu mengurangi kelelahan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Biological Psychology, ketika dipasangkan dengan kafein, asam amino yang ditemukan secara alami dalam teh meningkatkan kognisi lebih efektif daripada kafein sendiri. 
Ketika peserta penelitian mengonsumsi kombinasi kafein 150 mg dan l-theanine 250 mg, mereka melaporkan berbagai manfaat kognitif, termasuk peningkatan kewaspadaan, memori, dan reaksi, serta penurunan kelelahan mental.

8. Semangka
Semangka banyak mengandung air, yang dapat menyegarkan dan mengurangi kelelahan. Jika merasa lelah di hari yang panas atau setelah latihan fisik dan banyak berkeringat, penyebabnya mungkin sederhana yaitu dehidrasi. 
Dalam sebuah penelitian baru, sekitar 92 persen atlet melaporkan merasa lelah ketika mereka mendapatkan asupan makanan kaya air dan cairan yang terbatas. Kurangnya cairan juga bisa memicu penyimpangan memori dan kesulitan berkonsentrasi.

9. Paprika merah
Paprika merah mengandung vitamin C, sehingga dapat membantu melawan kelelahan. Vitamin C mengandung antioksidan yang juga membantu mengurangi stres oksidatif, akibat radikal bebas yang terlalu banyak dalam tubuh. Radikal bebas yang terlalu banyak juga berkontribusi menyebabkan CFS. 
Dalam sebuah penelitian kecil dari 44 orang dewasa yang diterbitkan dalam Journal of Medicine Orthomolecular meneliti orang yang mengonsumsi vitamin C sehari-hari. Mereka yang menerima 6 g vitamin C setiap hari selama 2 minggu akan lebih tahan terhadap lelah. 
Peserta penelitian juga memiliki tingkat lebih rendah dari hormon stres kortisol. Untuk mendapatkan vitamin C, dapat dengan menikmati 1 cangkir irisan paprika merah yang dapat memberikan 29 kalori.
detikhealth

Buah-buahan Indonesia Yang Enak Dan Jarang Ditemui

Buah Cempedak


"cempedak Berbuah Nangka" sebagian pepatah sering menggunakan bahasa itu, namun apakah Cempedak itu sendiri? banyak dari kita orang Indonesia tidak mengetahui itu, Cempedak adalah nama buah yang mirip dengan Nangka namun rasa, batang, dan musim buah nya berbeda. Kalau Cempedak rasanya lebih manis dari Nangka, kalau dari batang, Cempedak mempunyai getah yang lebih cair dibandingkan Nangka. Daunnya pun memiliki bulu-bulu putih yang tipis kalau Nangka daunnya tidak ada bulu-bulu tipis, nah kalau dari segi musim, Cempedak hanya berbuah satu tahun sekali. Cempedak juga cara mengambil isinya beda dari nangka yang agak rumit. Mengambil isi Cempedak tinggak diiris dari atas kebawah kulitnya lalu tarik aja keatas puluk nya (tengah dari buah yang lengket pada buah) maka secara otomatis isinya ikut terangkat semua, tinggal makan deh...
Cempedak dapat dibuat bermacam-macam makanan, dari manisan Cempedak, gorengan Cempedak (seperti pisang goreng namun isinya bukan pisang tapi cempedak), bahkan langsung dimakan seperti Nangka juga enak.
Cempedak ini kalau didaerah Indonesia banyak tumbuh didaerah Sumatra, seperti sumatra selatan, Sumatra Utara, Pulau Bangka, Pulau Belitung.

Buah Rukem


Buah Rukem, hidup didataran daerah Sumatra, Pulau Bangka, Pulau Belitung, dengan pohon yang berduri, dan dengan rasa yang manis. Namun apabila masih mentah dan berwarna hijau maka rasanya sepet sekali. Buah ini biasanya di asin atau pun dimakan mentah.

Buah Rambai
Kalau yang buah yang satu ini rasanya manis-manis masem, secara pisik mirip duku, namun buahnya berumbai-rumbai kebawah waktu didahannya. Kulitnya pun lebih tipis dari duku. Pohonnya relatif besar dari duku. Buah ini biasanya banyak digunakan untuk campuran masak ikan sebagai pengganti asam. dan tumbuh didaerah Pulau Bangka Belitung, kalau ditempat lain aku belum lihat.


Buah Kemunting atau Kerak duduk
Hidup di daerah yang berpasir berbuah tidak mengenel musim, buah ini rasanya manis dan enak. secara fisik buah ini kecil-kecil sekital sejempol orang dewasa, namun buah ini sangat banyak buahnya dalam tiap satu batang.
Pohonnya relatif kecil paling besar sebesar kaki orang dewasa, itu pun jarang kebanyakan hanya sebesar jempolan orang dewasa aja. Buah ini banyak terdapat didaerah pasiran Pulau Bangka dan Pulau Belitung.




Buah Kelubi
Buah kelubi hidup didaerah perairan yang ada didalam hutan, atau daerah air payau, buah ini mirip sekali dengan salak, saking miripnya banyak orang mengira ini adalah buah salak, namun rasanya sangat asam, biasanya sebelum dimakan buah ini diasinkan dulu untuk menghilangi rasa asamnya. hidup didataran pulau Bangka Belitung.


Buah Manau

Buah manau adalah buah dari pohon rotan, dimana buahnya memiliki rasa yang asam-asam manis, buah ini enak kalau sudah diasin. buah manau banyak terdapat didaerah kepulauan Bangka, Kepulauan Belitung, Pulau Sumatra, Kalimantan. Buah manau dalam satu pohonnya dapat menghasilkan sampai setengah karung, buah ini biasa dijual didaerah pasar-pasar tradisional yang ada didaerah seperti Bangka, Belitung, Kalimantan.

Buah Rumbia

Kalau Buah Rumbia banyak terdapat di indonesia, karena Rumbia adalah pohon sagu. Jadi buah rumbia adalah buah yang dihasilkan dari pohon sagu. Buah ini rasanya manis-manis sepet. Biasanya diasinkan dulu untuk menghilangkan rasa sepetnya. Namun sepetnya buah Rumbia ini tidak sebanding dengan sepetnya buah Rukem yang mentah. Jadi kalau langsung dimakan biasa nggak masalah.

sumber: http://jiwalangkaji.blogspot.com

Wednesday, January 18, 2012

TaBuLamPot : Solusi Pas di Lahan Terbatas

Keterbatasan lahan tak mesti mengekang hobi pertanian. Sebagian pehobi coba kutak-kutik. Mereka tetap melakukan hobi berkebun walau ruang yang tersedia tak cukup luas. Jangan sebut kata luas, tapi pas-pasan. Lewat sebuah kebetulan, muncul alternatif baru untuk menjawab kelangkaan lahan tadi. Dari situ, pilihan tempat untuk menanam tak lagi terbatas di lahan terbuka, macam pekarangan atau kebun, namun sudah merambah pada media pot. Inilah yang disebut tanaman buah dalam pot atau yang di kalangan pehobi disebut ”tabulampot”. 

Bayu Dwi Mardana
Lily Turangan tampak asyik merawat tanbulampot kesayangan. Bagi pehobi berkebun di kota, tanbulampot bisa jadi alternatif yang menarik. 

”Tanbulampot memang dikenal sebagai solusi bertani bagi orang-orang kota. Dengan lahan sempit, orang-orang kota itu ingin bisa menikmati buah dari pohon yang mereka tanam,” ungkap Lily Turangan (57), salah seorang pehobi tanaman di bilangan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Ibu yang mengaku cinta tanaman sejak usia sekolah dasar ini amat tergila-gila dengan tanaman buah dalam pot. Buktinya, ia tak cuma menanam pohon buah dalam pot saja tapi ikut mengembangbiakkan tanaman itu.
Menurut Ir. Joesi Endah, penggemar tanaman yang juga konsultan pertanian, budi daya sistem tanaman buah dalam pot tak hanya melahirkan solusi bertani bagi orang kota atau pemilik lahan sempit, namun juga mengandung kolaborasi antara teknologi pertanian dan nilai estetika.
Awalnya, cara bertanam di dalam pot hanyalah sebagai kegiatan iseng beberapa penangkar buah. Ini dilakukan karena bibit tanamannya tak banyak yang laku terjual. Kejadian ini berlangsung pada awal delapan puluhan. Saat itu, urusan jual-beli bibit tanaman buah belum semeriah sekarang.
Khawatir bibit yang tak laku tumbuh terus, para penangkar itu nekat menanamnya dalam pot. Perawatan yang dilakukan pun tak jauh beda ketika bibit itu ditanam di tanah lapang. Hasilnya, sungguh di luar dugaan. ”Mereka bisa tetap mendapat buah. Bahkan lebih rajin berbuah dan tanamannya mudah didapat,” kata Joesi, insinyur pertanian jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Ada sejumlah keuntungan bila memelihara tanaman buah dalam pot di sekitar kita. Paling gampang, kebutuhan gizi dan vitamin keluarga bisa terpenuhi berkat buah yang hadir hampir sepanjang musim. Belum lagi, unsur penghijauan rumah meski hanya punya lahan pas-pasan. Unsur estetika dan keindahan pun bisa muncul. Coba saja lihat saat tanaman itu semarak berbuah. Warna kuning ranum berpadu hijau daun yang cantik. Lagi pula ukuran tajuk tanaman ini tergolong ”kompak” sebab tingginya hanya sekitar 1 sampai 2 meter saja.
”Penempatan secara soliter di teras atau di dalam ruangan bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi tanaman. Ia juga bisa dipadukan dengan tanaman hias di taman atau halaman rumah,” ujar Joesi tentang fungsi estetika tanaman buah dalam pot.
Beragam tanaman buah saat ini sudah banyak yang berhasil dibudidayakan dengan distem pot. Lily Turangan menyebut enam jenis tanaman buah yang biasa ia tanam dengan teknik ini. ”Dari pengalaman saya, jenis mangga, jambu biji, belimbing, jeruk, srikaya dan kedondong mudah berbuah dan hidup dalam pot.”
Ada yang mudah, tentu ada pula yang sulit. Jenis alpukat, durian, gandaria dan nangka besar adalah beberapa contoh tanaman buah yang sulit ditanam sebagai tanaman dalam pot. Sedang jambu bol, jambu mawar, manggis, duku, jamblang, lengkeng, nangka madu dan rambutan termasuk contoh yang agak sulit dibudidayakan sebagai tanaman dalam pot. 

Lima Syarat
Agar tanaman dalam pot rajin berbuah, Lily dan Joesi sama-sama menyebut sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Paling tidak ada lima syarat tumbuh atau faktor yang jadi pertimbangan.

Pertama, pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan ketinggian tempat. Kedua, pemilihan bibit tanaman. Diikuti pemilihan media tanam dan pot. Lalu pemupukan yang efektif dan terakhir, pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Pengetahuan asal-usul tanaman harus sudah nyantol di otak sebelum memutuskan menanam suatu bibit tanaman buah dengan teknik pot. Ini penting. ”Jangan sampai stroberi dan apel yang merupakan tanaman di daerah dingin, ditanam di dataran rendah. Wah, mana mau berbuah dia,” kata Joesi memberi perumpamaan. Umumnya, semua jenis tanaman buah hanya dapat berbunga dan berbuah dengan baik bila ditanam di daerah berketinggian sekitar 400 m dpl.

Pemilihan bibit juga tak kalah penting. Bibit yang baik tentu akan menghasilkan – secara kualitas dan kuantitas – pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang jempolan. ”Saya menganjurkan untuk memilih bibit tanaman buah yang jelas asal-usulnya. Artinya, bibit dibeli dari penangkar tanaman yang baik dan terpercaya,” ucap Lily.

Urusan bibit selesai, langkah berikut menyiapkan media tanam dan pot. Kata Joesi, media tanam yang digunakan untuk tanaman buah dalam pot sebaiknya memenuhi syarat minimal, yaitu mengandung tanah sebesar 50 %, pasir 20 % dan bahan organik 30 %.

Dari syarat minimal tadi, bisa diterjermahkan menjadi berbagai macam komposisi bahan dasar sebagai media tanaman buah dalam pot. Bahan dasar untuk media tanam terdiri atas tanah, pupuk kandang, kompos, pupuk kimiawi dan bahan lain sebagai tambahan.

Pemilihan pot yang tepat menjadi modal awal bagi pertumbuhan tanaman. Pot yang digunakan bisa dipilih dengan memanfaatkan kaleng biskuit bekas, sisa galon air mineral, ember tak terpakai, drum bekas senyawa kimia dan lainnya. Agar menghindari kontaminasi zat, Lily menyarankan membeli wadah yang sudah dicuci. Wadah favorit tetap dipegang belahan drum bekas. Wadah ini mampu menampung seluruh sistem pengakaran.

Pemupukan harus dilakukan dengan dosis tertentu. Kelebihan dan kekurangan dosis tentu berdampak buruk bagi tanaman itu. Jenis pupuk yang bisa dipilih memang beragam. Yang pasti, tanaman buah butuh unsur hara makro, seperti N, P, K dan unsur hara mikro macam Ca, Mg dan S. Unsur hara mineral itu merupakan sumber nutrisi bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Cermati pula waktu dan cara pemupukan.

Langkah terakhir, pengawasan terhadap hama dan penyakit tanaman. Faktor pengganggu ini jangan sampai mengacaukan mimpi Anda untuk memanen buah. Bayangkan betapa kecewanya hati ini saat mengetahui pertumbuhan tanaman buah terhambat oleh hama dan penyakit.

Pada tanaman buah juga dikenal teknik pemangkasan. Tujuannya, kata Joesi, untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan produksi. Pemangkasan juga mampu menjaga kelembaban tanaman sehingga tak mudah terserang hama dan penyakit.

Berdasar umur tanaman, pemangkasan terbagi menjadi tiga, yaitu pemangkasan pada pembibitan, pemangkasan tanaman yang belum menghasilkan dan pemangkasan tanaman yang sudah menghasilkan. Sedang dilihat dari tujuannya, pemangkasan dibedakan menjadi empat, yaitu pemangkasan bentuk, pemeliharaan, produksi dan peremajaan.

Bagi sebagian pehobi, tanaman buah dalam pot bisa jadi lahan bisnis yang menarik. Dengan perawatan yang cermat, tanaman buah dalam pot mampu menyedot perhatian siapa saja.
Tajuk tanaman yang tak terlalu tinggi dengan disusupi gerombol buah di ujung cabang, apalagi saat dicicipi buahnya, terasa manis dan segar, siapa yang tak kepincut. Jadi jangan heran bila ada tanaman buah dalam pot yang mampu mencapai seharga tiga juta rupiah. Wow!
(SH/bayu dwi mardana) 


Jambu biji termasuk salah satu jenis tanaman buah yang mudah ditanam dan berbuah dengan teknik tanbulampot.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text