Pages

Thursday, December 20, 2012

Khasiat dan Manfaat Kentang Untuk Kecantikan dan Penyakit Kulit

khasiat, manfaat, kentang, untuk, kecantikan, dan penyakit, kulit
Khasiat dan manfaat kentang untuk kecantikan memang sudah diketahui dari jaman dulu, karena khasiatnya yang dapat mengobati berbagai macam penyakit kulit maka kentang sering dipakai sebagai obat tradisional.

1.    Menghaluskan kulit

Khasiat dan manfaat kentang untuk kecantikan ternyata terbukti bisa menghaluskan kulit dan mengatasi jenis kulit yang berminyak. Caranya:
  • Ambil 2 umbi kentang. Kupas, cuci bersihkan, lalu parut dan lumatkan sampai lembut.
  • Oleskan kentang lembut pada kulit muka atau bagian tubuh lain yang dikehendaki sampai merata. Biarkan melekat sampai kira-kira satu jam.
  • Setelah itu, bersihkan kulit anda dengan air bersih.

2.    Menghaluskan telapak tangan

Ada beberapa orang yang telapak tangannya kasar. Hal ini tentu saja mengurangi rasa perccaya diri, terutama saat berjabat tangan dengan orang lain. Orang yang telapak tangannya kasar kadang merasa malu dan cenderung menghindar dari pergaulan.

Andai mempunyai problem dengan telapak tangan, cobalah resep di bawah ini:
  • Ambil satu umbi kentang. Kupas dan lumatkan.
  • Gosokan kentang halus itu pada telapak tangan Anda secara berulang-ulang. Biarkan kentang halus melekat pada telapak tangan Anda kira-kira 20-30 menit.
  • Setelah itu, ambillah 1 buah jeruk nipis, belah menjadi 2 lalu peras. Bersihkan tangan anda dengan air jeruk nipis.

3.    Menghilangkan jerawat

Jerawat sangat mengganggu penampilan, terutama bagi kaum wanita. Meskipun kulit muka seseorang halus, tetapi jika jerawatan tentu saja akan mengurangi rasa percaya diri. Jerawat sering menghinggapi kaum remaja karena berada pada masa transisi di mana hormone dalam badan tumbuh pesat.

Kentang dapat menghilangkan jerawat tanpa efek samping. Caranya:
  • Ambil satu umbi kentang. Kupas lalu iris tipis-tipis.
  • Cucilah muka anda hingga bersih
  • Tempelkan irisan-irisan kentang tersebut pada bagian muka anda yang berjerawat dan biarkan menempel hingga warna kentang tersebut menjadi keabu-abuan dan kering.
  • Lakukanlah beberapa hari dan lebih baik jika dilakukan menjelang tidur malam.

4.    Menghilangkan bisul di kepala

Penyakit bisul di kepala sering dialami, terutama, oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri staphylococ yang masuk ke dalam pori-pori kulit, lalu menyerang ke bagian dalam kulit dan menimbulkan infeksi

Gejala penyakit ini:
  • Bentuknya bulat menonjol, dalamnya terdapat darah kental dan nanah yang makin lama makin besar.
  • Rasanya sakit, ngilu, pedih, dan panas, terlebih-lebih jika tersentuh benda-benda yang (agak) keras.

Untuk mengobatinya, cobalah resep yang berikut:
  • Ambil 1 umbi kentang, bersihkan, kupas, lalu parut halus.
  • Tempelkan parytan kentang pada bisul dan biarkan melekat hingga kering.
  • Jika bisul belum mengempis, ulangilah esoknya dengan cara yang sama.

5.    Menghilangkan bengkak pada mata

Bengkak pada mata bisa terjadi jika seseorang banyak menagis, terlalu banyak tidur, terbentur sesuatu, dan sebab-sebab lainnya.
Jika mata kita bengkak, tentu akan mengganggu penampilan, untuk menghilangkan bengkak pada mata dalam waktu yang relative singkat, cobalah resep yang berikut:
  • Ambil 1 umbi kentang. Bersihkan, kupas, lalu parut halus.
  • Bungkuslah parutan kentang tersebut dengan kain bersih yang tenunannya agak jarang.
  • Tekan-tekanlah kain berisi kentang tersebut pada bagian mata yang bengkak. Tekan dan pijitlah beberapa kali hingga air kentang keluar membasahi bagian mata yang bengkak.
  • Lakukanlah berulang-ulang secara telaten.
Selain bisa dikonsumsi ternyata umbi yang satu ini sangat membantu bagi kesehatan tubuh manusia bagian luar. Khasiat dan manfaat kentang untuk kecantikan dan penyakit kulit.

Wednesday, December 19, 2012

CARA MENANAM MANGGA DI POT

TEKNIK MENANAM MANGGA DI POT

tabulampot mangga

Tanaman buah dalam pot (tabulampot) mangga termasuk eksklusif, karena relatif sulit dibuahkan. “Tak semua hobiis bisa melakukannya”. Oleh karena itu ia menjadi tabulampot kebanggaan.

Varietas

Hampir semua varietas dapat dibuahkan dalam pot. Namun, masing-masing varietas mempunyai perbedaan dalam kecepatan masa berbuah, produksi buah, bentuk tajuk dan tingkat kesulitan. Sebaliknya dipilih varietas yang mudah berbuah, mudah dirawat, bertajuk kompak dan produktif. Contoh manalagi kecil, apel, nangklangwan, okyong dan namdokmai. Ini dapat dibuahkan sejak umur 2,5 tahun, selain itu jumlah buah juga relatif banyak sehingga penampilan menarik. Sedangkan arumanis, gedong, golek dan gedong gincu, baru bisa dibuahkan setelah berumur 3-4 tahun sejak okulasi. Buahnya tak sebanyak apel, manalagi kecil atau dokmai, tetapi berpenampilan eksotik.

Bahan Tanaman

Untuk mempercepat berbuah, pilih bibit hasil perbanyakan vegetatif (bukan dari biji), berukuran besar dan telah berumur 1,5-2 tahun. Diameter batang utama 4-5 cm, bentuk tajuk seimbang dengan cabang dan ranting yang kokoh serta cukup tua. Dengan kondisi itu batang cukup kuat menyangga cabang dan ranting di atasnya apabila berbuah.

Media Tanam

Mangga menyenangi media berstruktur remah, berbutir-butir, gembur dan kaya unsur hara. Media juga harus porous, cukup ringan agar mudah dipindahkan serta bebas dari hama dan penyakit. Komposisi bahan yang digunakan adalah merupakan campuran dari tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

Pot yang Digunakan

Banyak jenis pot atau wadah tanaman yang dapat dipakai. Sebaiknya pilih yang ringan, tidak mudah pecah, berbentuk normal dan serasi dengan tanaman. Dipasaran wadah yang memenuhi syarat cukup banyak, yaitu mulai dari pot plastik tahan pecah, pot semen, drum hingga pot kayu. Dasar pot harus dilubangi, ukuran lubang 1-2 cm sejumlah 4-6 buah. Selain itu agar pembuangan air lancar, pot harus memiliki kaki atau dapat juga diganjal dengan batu bata atau batako.

Penanaman Bibit

Mula-mula isi dasar pot dengan serutan gergaji atau pecahan batu bata/genting hingga setebal 5-10 cm. itu untuk menjamin kelancaran drainase dan aliran udara. Setelah itu masukan campuran media kedalam pot secara merata, hingga mencapai separuh pot. Masukan tanaman setelah polibagnya dibuka, dengan posisi tanaman tepat di bagian tengah. Ruang-ruang kosong di sekeliling bola akar diisi lagi dengan media campuran sampai mendekati permukaan atas pot, usahakan bidang bekas okulasi atau sambungan masih menonjol 10-15 cm di atas permukaan media, selanjutnya siram media tanaman dengan air.

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman sangat penting dilakukan untuk menjamin pertumbuhan dan pembuahan mangga yaitu penyiraman, pemangkasan, pemupukan, perangsangan pembuahan dan pengendalian hama/penyakit.

Sumber: www.carabudidaya.com

Cara Berkebun strawberry di dataran rendah

Berkebun strawberry di dataran rendah di kota Cepu Jawa Tengah
oleh: Kamarudin (aldebaran_centauri82@yahoo.co.id)
Strawberry merupakan tanaman yang mempunyai ketahanan & adaptasi yang cukup luas. secara umum syarat tumbuh yang baik untuk strawberry adalah seperti kondisi iklim berikut ini:
  • suhu udara optimum 17 – 20 C dan suhu udara minimum antara 4 – 5 derajat Celcius.
  • Kelembaban udara (RH) 80 – 90%.
  • Penyinaran matahari 8 – 10 jam/hari.
  • Curah hujan berkisar antara 600 – 700 mm/tahun.
syarat diatas sebenarnya tidaklah mutlak, saya sudah mencoba sendiri untuk membudidayakan strawberry di tempat saya tinggal yang sebenarnya kondisi lingkungannya kurang cocok untuk berbudidaya strawberry.
pada awalnya saya hanya coba-coba dengan membeli bibit strawberry 1 pot pada sebelum ramadhan tahun 2007 saat ketika saya wisata dan jalan-jalan di pasar tanaman hias Bandungan kabupaten semarang.
daerah Bandungan terletak di lereng gunung ungaran yang berhawa sejuk dan saya perkirakan ketinggiannya sekitar 800 m dari permukaan air laut. mulanya saya sempat ragu apa mungkin tanaman strawberry ini bisa bertahan hidup di daerah tempat saya tinggal? bahkan teman saya sempat mengatakan bahwa tanaman yang saya beli dalam waktu sebentar akan mati.
Kota tempat saya tinggal yaitu kota Cepu mempunyai ketinggian kira-kira 30 meter dari permukaan air laut (ini saya ketahui berdasar dari papan penunjuk ketinggian di stasiun cepu yaitu +28 m) dan rumah saya terletak tak jauh dari stasiun tersebut. suhu udara berkisar dari 25 derajat sampai 33 derajat celcius. curah hujan kurang dari 500 mm/tahun. banyak orang pernah mengatakan pada saya bahwa kota cepu berhawa panas, mungkin sama panasnya dengan kota-kota besar lainnya di pulau jawa.
Tanaman strawberry ini saya pelihara di samping rumah yang lahannya cukup sempit dan menerima sinar matahari langsung sekitar 6 – 8 jam sehari, ternyata memang tanaman ini tidak cukup kuat menahan hawa panas. banyak daunnya yang mengering, kemudian saya mencoba untuk menyemprot daunnya dengan sprayer yang terisi air dingin pada pagi menjelang siang dan siang menjelang sore. cara ini cukup membantu mengurangi jumlah daun yang mengering dan saya juga menyirami tanaman ini pagi dan sore.
Tanaman strawberry saya mulai bertambah dengan munculnya sulur-sulur stolon tanaman, dari ujung sulur-sulur ini akan tumbuh tanaman strawberry baru dan akarnya. ujung inilah yang dapat ditampung dalam pot baru, setelah tanaman baru mempunyai 4-5 daun maka sulur yang terhubung dengan indukannya dapat dipotong.
Media tanam-nya saya buat dari campuran dari tanah kebun dan sedikit pupuk kandang. pot yang saya gunakan berukuran kecil ‘ukuran 17 sampai 20′. satu pot berisi antara 1 sampai 3 tanaman. tanaman tanaman baru ini saya dapat dari stolon tanaman induk yang menjulur.
setelah setahun saya menunggu akhirnya kebun strawberry saya mulai berbuah, dari sekitar 30 pot, 3 pot diantaranya pasti ada yang berbunga kemudian berubah menjadi buah. hampir sekitar 4 hari sekali saya bisa memetik buah yang sudah matang (ditandai dengan warna buah merah tua) dari 1 pot bisa 1-2 buah strawberry yang matang. saya bisa menikmati buah strawberry dari kebun saya yang sempit itu selama 3 bulan penuh yaitu dari bulan september – november 2008. pada bulan desember 2008 kebun saya sama sekali tak menghasilkan buah. saya perkirakan pada bulan bulan itulah memang musimnya strawberry untuk berbuah.
berikut saya sertakan foto salah satu pot saya yang sudah berbuah:
image8
Saya sebenarnya kurang tahu pasti dari jenis dan spesies apa tanaman strawberry yang saya pelihara tersebut. ciri-ciri tanaman strawberry yang saya punya yaitu dari segi ukuran buah sedang, mempunyai rasa yang tidak terlalu tajam, tidak terlalu manis.

BAGAIMANA Berkebun Strawberry di Pot

BAGAIMANA Berkebun Strawberry di Pot

stroberi

Menanam stroberi tidak harus dilakukan di lahan yang luas, tapi bisa juga di lahan yang sempit dengan menggunakan polybag atau pot. Budidaya tanaman stroberi dalam pot, tidak hanya dijadikan sarana penyalur hobi, tetapi bisa dikembangkan dalam skala komersial, tentu dengan pengetahuan dan kemauan. Untuk itu perlu diketahui tentang persyaratan budidaya tanaman stroberi.

Syarat Tumbuh

Tanaman stroberi mempunyai kemampuan beradaptasi cukup luas dengan kondisi iklim sebagai berikut:

1. Suhu udara optimum 17 – 20 C dan suhu udara minimum antara 4 – 5 C.
2. Kelembaban udara (RH) 80 – 90%.
3. Penyinaran matahari 8 – 10 jam/hari.
4. Curah hujan berkisar antara 600 – 700 mm/tahun.

Penyiapan Wadah atau Tempat Tanam

Wadah atau tempat tanam yang biasa digunakan adalah pot. Pot mempunyai banyak jenis dan variasi bentuknya. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemilihan pot adalah ukurannya seimbang dan serasi dengan ukuran tanaman. Selain itu, pot harus dapat menampung media tanam yang cukup agar perakaran tanaman tumbuh dengan leluasa.

Ukuran ideal pot adalah berdiameter 7 cm – 20 cm dan di beri lubang keci-kecil di bawahnya. Selain pot, kita juga bisa menggunakan kantong plastik (polybag) yang banyak tersedia di toko-toko alat pertanian dengan berbagai macam ukuran.

Penyiapan Medium Tanam

Komposisi bahan medium tanam yang biasa digunakan adalah:

a. Campuran tanah dari bawah pohon pinus, humus, daun lamtoro dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.

b. Campuran tanah lapisan atas, pasir dan humus dengan perbandingan 1:1:1.

c. Campuran tanah, pasir, humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:1.

d. Campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:2.

Pengisian Medium Tanam Ke Dalam Pot

Cara-cara pengisian medium tanam ke dalam pot atau wadah tanam adalah:

a. Siapkan alat dan bahan, terdiri atas pot (wadah tanam), pecahan bata merah (genting), gembor (emrat), medium tanam, serta sarana penunjang lainnya.

b. Masukkan selapis pecahan bata merah (genting) ke dasar pot.

c. Masukkan medium tanam ke dalam pot hingga hampir penuh.

d. Siram medium tanam dalam pot tersebut dengan air bersih hingga keadaan mediumnya cukup basah.

Penyiapan Bibit dan Penanaman

Tata cara penanaman bibit tanaman stroberi ke dalam pot adalah sebagai berikut:

a) Siram medium tanam bibit tanaman dengan air bersih hingga keadaannya cukup basah.

b) Keluarkan bibit lengkap bersama akar dan medium tanamnya dengan cara menyobek (menggunting) polybag.

c) Buat lubang tanam dalam pot dengan cara menggali (mengambil) sebagian medium tanamnya.

d) Tanamkan bibit tepat di tengah pot pada posisi tegak, kemudian timbun bagian pangkal batang tanaman dengan medium tanam sambil dipadatkan secara pelan-pelan.

e) Siram medium tanam dalam pot dengan air bersih hingga keadaan mediumnya cukup basah (lembab).

f) Simpan pot di tempat yang teduh dan lembab selama 7 – 15 hari agar tanaman segar kembali.

Pemeliharaan Tanaman

a. Penempatan pot
Penempatan pot harus memperhatikan kondisi lingkungan tumbuh yang ideal dan serasi dengan keadaan sekitarnya. Dan yang lebih penting bahwa tanaman harus mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk proses fotosintesis.

b. Penyiraman
Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau, yakni pagi dan sore. Hal ini untuk menjaga kelembaban media, sehingga unsur hara dalam tanah bisa diserap oleh akar secara maksimal.

c. Penyiangan dan penggemburan medium tanam
Gulma yang tumbuh pada permukaan pot harus segara dicabut, hal ini untuk menghindari saling berebut nutrisi dalam tanah dan juga meminimalisir terserangnya hama yang bersarang di gulma tersebut.

d. Pemupukan
Seminggu setelah tanam perlu dilakukan pemupukan. Jenis dan takaran pupuk terdiri atas Urea 2 sendok teh + TSP setengah sendok teh + KCL setengah sendok teh per pot. Pemupukan selanjutnya dilakukan saat tanaman berumur 1 – 2 bulan setelah tanam dengan Urea setengah sendok teh + TSP 1 sendok teh + KCL 1 sendok teh per pot.

e. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan pada daun yang kering atau rusak. Tanaman yang terlalu rimbun juga harus dipangkas daunnya. Hal ini untuk merangsang pembuahan.

f. Penggantian pot dan medium tanam (repotting)
Penggantian pot dilakukan bila media tanam dalam pot sudah padat, akar sudah mulai ke permukaan pot dan pertumbuhan tanaman sudah mulai melambat bahkan tidak berbunga atau berbuah.

g. Perlindungan tanaman
Perlindungan tanaman meliputi penggunaan bibit yg sehat, sterilisasi media tanam, pemangkasan bagian tanaman yang terserang hama dan penyakit, penyemprotan pestisida secara selektif sesuai anjuran.

Panen

Tanaman dari stolon dan anakan mulai berbunga ketika berumur 2 bulan setelah tanam, namun bunga pertama sebaiknya dibuang. Setelah tanaman berumur 4 bulan bunga dibiarkan tumbuh menjadi buah, periode pembungaan dan pembuahan dapat berlangsung selama 2 tahun.

Ciri-ciri buah yang sudah bisa di panen adalah:

1. buah sudah agak kenyal dan agak empuk;
2. kulit buah didominasi warna merah 50 -75 % warna merah;
3. buah berumur 2 minggu sejak pembungaan.

Agar tidak busuk sebaiknya buah strawberry diberi alas sehingga tidak menyentuh permukaan tanah secara langsung. Untuk memperoleh buah yang besar bisa dilakukan dengan cara memangkas beberapa bakal buah di tanaman.

Menanam Strawberry di Dataran Rendah

Syarat di atas sebenarnya tidaklah mutlak, saya (admin blog www.arjip.wordpress.com) sudah mencoba sendiri untuk membudidayakan strawberry di tempat saya tinggal yang sebenarnya kondisi lingkungannya kurang cocok untuk berbudidaya strawberry.

Pada awalnya saya hanya coba-coba dengan membeli bibit strawberry 1 pot pada sebelum ramadhan tahun 2007 saat ketika saya wisata dan jalan-jalan di pasar tanaman hias Bandungan kabupaten Semarang. Daerah Bandungan terletak di lereng gunung Ungaran yang berhawa sejuk dan saya perkirakan ketinggiannya sekitar 800 m dari permukaan air laut.

Mulanya saya sempat ragu apa mungkin tanaman strawberry ini bisa bertahan hidup di daerah tempat saya tinggal? Bahkan teman saya sempat mengatakan bahwa tanaman yang saya beli dalam waktu sebentar akan mati. Kota tempat saya tinggal yaitu kota Cepu mempunyai ketinggian kira-kira 30 meter dari permukaan air laut (ini saya ketahui berdasar dari papan penunjuk ketinggian di stasiun Cepu yaitu +28 m) dan rumah saya terletak tak jauh dari stasiun tersebut. Suhu udara berkisar dari 25 derajat sampai 33 derajat celcius. curah hujan kurang dari 500 mm/tahun. Banyak orang pernah mengatakan pada saya bahwa kota Cepu berhawa panas, mungkin sama panasnya dengan kota-kota besar lainnya di pulau jawa.

Tanaman strawberry ini saya pelihara di samping rumah yang lahannya cukup sempit dan menerima sinar matahari langsung sekitar 6 – 8 jam sehari, ternyata memang tanaman ini tidak cukup kuat menahan hawa panas. Banyak daunnya yang mengering, kemudian saya mencoba untuk menyemprot daunnya dengan sprayer yang terisi air dingin pada pagi menjelang siang dan siang menjelang sore. Cara ini cukup membantu mengurangi jumlah daun yang mengering dan saya juga menyirami tanaman ini pagi dan sore.

Tanaman strawberry saya mulai bertambah dengan munculnya sulur-sulur stolon tanaman, dari ujung sulur-sulur ini akan tumbuh tanaman strawberry baru dan akarnya. Ujung inilah yang dapat ditampung dalam pot baru, setelah tanaman baru mempunyai 4-5 daun maka sulur yang terhubung dengan indukannya dapat dipotong.

Media tanamnya saya buat dari campuran dari tanah kebun dan sedikit pupuk kandang. Pot yang saya gunakan berukuran kecil ‘ukuran 17 sampai 20′. Satu pot berisi antara 1 sampai 3 tanaman. Tanaman-tanaman baru ini saya dapat dari stolon tanaman induk yang menjulur.

Setelah setahun saya menunggu akhirnya kebun strawberry saya mulai berbuah, dari sekitar 30 pot, 3 pot diantaranya pasti ada yang berbunga kemudian berubah menjadi buah. Hampir sekitar 4 hari sekali saya bisa memetik buah yang sudah matang (ditandai dengan warna buah merah tua) dari 1 pot bisa 1-2 buah strawberry yang matang.

Saya bisa menikmati buah strawberry dari kebun saya yang sempit itu selama 3 bulan penuh yaitu dari bulan september – november 2008. Pada bulan Desember 2008 kebun saya sama sekali tak menghasilkan buah. Saya perkirakan pada bulan-bulan itulah memang musimnya strawberry untuk berbuah.

Saya sebenarnya kurang tahu pasti dari jenis dan spesies apa tanaman strawberry yang saya pelihara tersebut. ciri-ciri tanaman strawberry yang saya punya yaitu dari segi ukuran buah sedang, mempunyai rasa yang tidak terlalu tajam, tidak terlalu manis.

Semoga bermanfaat.

Sumber:
1. www.benitaaristya.blog.com
2. www.arjip.wordpress.com

CARA Berkebun Sayuran di Halaman Rumah

kebun

Memiliki kebun sayur mayur yang tumbuh subur tentunya menyenangkan. Selain menghemat pengeluaran anda juga menyehatkan karena bebas pestisida. Perlu diketahui bahwa untuk menumbuhkan tanaman yang sehat diperlukan air, sinar matahari yang mencukupi serta kondisi tanah yang subur.

Menumbuhkan tanaman yang subur perlu pengolahan tanah yang baik. Pengolahan tanah yang baik bergantung pada ekosistem yang alami dan bukan pada bahan kimia. Kita bisa menciptakan ekosistem tanah yang baik dengan menggemburkannya, menambahkan cacing tanah, pupuk kompos, dan mulsa plastik.

Cacing tanah membantu penyaluran oksigen sampai ke akar tanaman. Cacing tanah membantu dengan menghilangkan kebutuhan air yang cukup sering pada tanaman sehingga mampu mencegah hilangnya nutrisi pada tanaman. Cacing tanah menjaga tanah tetap gembur sehingga akar dapat menyebar. Cacing juga membawa nutrisi dari tingkat rendah ke tanah lapisan atas tanah, dimana tanaman membutuhkannya. Bahkan cacing tanah mampu menetralisir tanah yang mungkin terlalu asam atau basa.

Kebun sayur mayur anda akan membutuhkan kondisi tanah dengan pH balance yang tepat sehingga menghasilkan tanaman yang segar dan sehat. Untuk tanaman tomat mungkin sedikit berbeda, karena membutuhkan kondisi tanah yang sedikit asam yaitu sekitar 5,8 pH. Akan tetapi untuk sebagian besar tanaman sayur akan memiliki pH netral 7,0 sepanjang musim tanam.

Kebun sayur anda juga perlu dipupuk dengan pupuk kompos sebanyak dua kali selama musim tanam, yaitu sekali sebelum tanam dan sekali lagi ditengah musim tanam. Lokasi kebun harus dipastikan cukup untuk mendapatkan sinar matahari setiap hari selama musim tanam dan dimana udara dapat bersirkulasi disekitarnya.

Kondisi geografis dan iklim akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman di kebun anda. Kebun sayuran di daerah yang memiliki iklim lembab harus memiliki jarak yang lebih luas antar tanaman sehingga membantu penetrasi sinar matahari dan untuk memberikan sirkulasi udara lebih. Hal ini penting untuk mencegah penyakit jamur dan lainnya.

Kebun anda membutuhkan air agar tanaman mampu bertahan hidup, akan tetapi terlalu banyak air justru akan merugikan karena mendorong pertumbuhan hama dan penyakit. Sayuran seperti artichoke, asparagus dan squash memerlukan penyiraman yang cukup banyak, akan tetapi kacang polong, bayam dan kacang jepret cuma memerlukan penyiraman ringan.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text